Pesawat Smart Air Tertembak di Boven Digoel, Pilot dan Kopilot Meninggal

Rabu, 11 Februari 2026 – 15:30 WIB

Jakarta, VIVA – Polisi telah mengonfirmasi insiden penembakan terhadap pesawat PK-SNR milik PT Smart Air di Kabupaten Boven Digoel, Papua Selatan. Penembakan dilakukan oleh orang tak dikenal (OTK) pada hari Rabu (11/2/2026).

Baca Juga:
Pelajar Tewas Usai Melompat dari Flyover Pasupati Bandung, Diduga Bunuh Diri

Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Johnny Eddizon Isir, menjelaskan bahwa dalam kejadian tersebut kedua pilot pesawat dinyatakan meninggal dunia.

"Benar," kata Johnny saat dikonfirmasi pada Rabu.

Baca Juga:
Dua Bangunan Apartemen di Lebanon Ambruk, 9 Orang Tewas

Dia menambahkan bahwa Polda Papua dan anggota Operasi Damai Cartenz telah diterjunkan untuk menindaklanjuti kasus penembakan ini.

"Polda Papua dan personil Ops Damai Cartenz 2026 sedang melakukan konsolidasi untuk merespon peristiwa tersebut. Diharapkan bisa tiba di lokasi secepatnya, menyesuaikan tantangan kondisi geografis dan akses yang ada," ujarnya.

Baca Juga:
Jalan Berlubang di Matraman Makan Korban, Pelajar Tewas Saat Berangkat Sekolah

Sebagai informasi, pesawat milik PT Smart Air Aviation itu mendarat di Bandara Koroway Batu pada pukul 10.05 WIT. Setelah mendarat, pilot dan penumpang menyelamatkan diri ke hutan karena tiba-tiba diserang. Beberapa jam kemudian, kedua pilot pesawat, yaitu Kapten Egon E dan Kapten Baskoro, dilaporkan tewas dunia.

Penembakan Massal Guncang Sekolah di Kanada, 10 Orang Tewas
Polisi mengatakan bahwa 10 orang, termasuk tersangka pelaku penembakan, telah tewas dalam insiden di sebuah sekolah menengah di provinsi British Columbia, Kanada.

VIVA.co.id
11 Februari 2026

MEMBACA  Panduan Lengkap Tidur: Tips dan Kebiasaan untuk Istirahat Malam yang Berkualitas dan Meningkatkan Kesehatan

Tinggalkan komentar