Kuba Peringatkan Krisis Avtur, Pesawat Terancam Tak Bisa Mengisi Bahan Bakar

loading…

Pesawat maskapai Cubana terbang dekat bandara. Foto/wikipedia

HAVANA – Otoritas penerbangan Kuba udah peringatin maskapai internasional tentang kelangkaan bahan bakar aviasi. Ini akibat embargo energi Amerika Serikat yang masih berlaku di pulau itu.

Pemberitahuan untuk penerbang (NOTAM) yang dikeluarin hari Minggu oleh Bandara Internasional Jose Marti di Havana nyatakan, sembilan bandara internasional Kuba gak akan punya avtur untuk ngisi pesawat yang dateng mulai Senin. Krisis ini diprediksi bakal berlangsung minimal sampai Maret.

Presiden AS Donald Trump pernah ancam akan kenain tarif ke negara-negara yang suplai minyak ke pulau Karibia tersebut. AS kira krisis ekonomi bisa gulingkan pemerintah Kuba.

Maskapai sebelumnya atasi masalah serupa dengan nambahin pemberhentian buat isi bahan bakar di negara kayak Meksiko atau Republik Dominika. Tapi, kenaikan harga tiket yang terjadi bisa rugikan pariwisata, menurut para pengamat.

Ngomongin soal kemungkinan ketidaknyamanan buat turis Rusia di Kuba, juru bicara Kremlin Dmitry Peskov bilang situasinya “benar-benar kritis”. Dia ngomong Moskow siap bantu negara sahabat lama itu.

“Langkah-langkah pembatasan dari AS sebenernya bikin banyak masalah. Kami lagi diskusi sama teman-teman dari Kuba tentang cara-cara yang mungkin buat nyelesein, atau setidaknya kasih bantuan yang kami mampu,” katanya ke wartawan hari Senin.

Media Rusia bilang maskapai penerbangan lokal udah bikin perubahan di jadwal mereka.

MEMBACA  Ditandai dengan Penguatan 355 Saham, IHSG Ditutup Menguat di 6.879 pada Akhir Pekan

Tinggalkan komentar