Gagal Tampil di Piala Asia 2026, Ini Penyebab Sebenarnya Kualifikasi Timnas Voli Indonesia

Selasa, 10 Februari 2026 – 16:07 WIB

Jakarta, VIVA – Kabar kurang menyenangkan bagi penggemar bola voli nasional. Timnas Voli Putra Indonesia dipastikan tidak akan ikut di ajang bergengsi AVC Continental Championships 2026. Padahal, turnamen ini adalah salah satu kompetisi paling prestisius di Asia yang mempertemukan tim-tim terbaik dari benua tersebut.

Baca Juga :


Update Klasemen Proliga 2026 Putra dan Putri Seri Malang: Electric PLN Gusur Popsivo

Konfederasi Bola Voli Asia atau AVC sudah merilis daftar peserta untuk edisi 2026. Kejuaraan akan dibagi dua sektor. Nomor putri diadakan di Tianjin, China tanggal 21 sampai 30 Agustus, sedangkan sektor putra berlangsung di Fukuoka, Jepang pada 4 sampai 13 September 2026.

Dari Indonesia, hanya tim putri yang mendapat tiket. Sementara tim putra harus menelan kenyataan pahit. Banyak yang mengira kegagalan ini karena peringkat dunia atau performa tim. Namun faktanya, penyebab utamanya adalah karena regulasi baru di zona Asia Tenggara.

Baca Juga :


Merah Putih Kembali ke Panggung Asia, Rivan dan Megawati Siap Unjuk Gigi di AVC Cup 2026

AVC menerapkan sistem seleksi yang cukup ketat. Hanya 12 tim yang berhak tampil di masing-masing sektor. Komposisinya terdiri dari tuan rumah, juara bertahan, juara AVC Nations Cup, empat tim dengan peringkat FIVB tertinggi, serta juara dari setiap zona di Asia.

Zona tersebut mencakup CAVA, WAVA, EAVA, OZVA, dan SAVA atau Asia Tenggara. Artinya, jatah dari ASEAN sangat terbatas dan harus diperebutkan melalui jalur prestasi tertentu.

Baca Juga :


Bangkit Dramatis dari Ketertinggalan, Tim Voli Putra Indonesia Bungkam Vietnam dan Tembus Final SEA Games 2025

Nasib Tim Putra Ditentukan SEA Games

Masalah muncul saat Federasi Bola Voli Asia Tenggara (SAVA) pakai aturan baru. Mulai tahun ini, wakil ASEAN untuk Kejuaraan Asia cuma diambil dari juara SEA Games yang terakhir.

MEMBACA  Menteri Kesehatan Budi Heran Dilaporkan oleh Komite Solidaritas Profesi Dokter ke Bareskrim: Ini Aneh

Di sinilah Indonesia terhenti. Pada SEA Games 2025, tim putra Merah Putih gagal mempertahankan medali emas. Skuad Garuda harus puas jadi runner up setelah kalah dari Thailand di partai final.

Hasil itu membuat Thailand otomatis menjadi wakil satu-satunya dari zona Asia Tenggara di AVC Continental Championships 2026. Jadi, penyebabnya bukan peringkat atau undangan khusus, murni karena gagal menjadi juara SEA Games.

Tim Putri Dapat Keuntungan dari Regulasi

Berbeda dengan tim putra, sektor putri justru diuntungkan oleh keadaan ini. Thailand yang dapat emas sudah lebih dulu lolos sebagai juara bertahan. Vietnam juga sudah dapat tiket lewat status juara AVC Nations Cup 2025. Kondisi ini membuat slot SAVA dialihkan ke peringkat selanjutnya.

Halaman Selanjutnya

Kesempatan itu akhirnya jatuh ke Timnas Voli Putri Indonesia yang dapat medali perunggu di SEA Games 2025.

Tinggalkan komentar