Lima Karyawan Tambang Kanada Ditemukan Tewas di Meksiko, Menurut Otoritas

Otoritas Meksiko menyatakan sedang berupaya mengidentifikasi lima jenazah lainnya setelah sepuluh pekerja diculik bulan lalu.

Dengarkan artikel ini | 2 menit

info

Terbit Pada 10 Feb 202610 Feb 2026

Klik untuk membagikan di media sosial

share2

Lima dari sepuluh karyawan yang diculik dari tambang yang dikelola perusahaan Kanada di Meksiko bulan lalu telah dikonfirmasi meninggal, menurut pernyataan otoritas.

Kantor Jaksa Agung Meksiko pada Senin menyatakan bahwa pihak berwenang telah mengidentifikasi lima jenazah yang ditemukan di sebuah properti di El Verde, lokalitas pedesaan di negara bagian Sinaloa, dan tengah berupaya mengenali sisa lima orang lainnya.

Rekomendasi Cerita

daftar 4 itemakhir daftar

“Perlu dicatat bahwa otoritas penuntutan tetap menjaga komunikasi dengan keluarga korban,” demikian pernyataan kantor tersebut.

“Dalam kasus di mana jenazah telah teridentifikasi, mereka akan dipulangkan ke negara bagian Zacatecas untuk dua kasus, serta ke Chihuahua, Sonora, dan Guerrero,” tambah pernyataan itu.

Otoritas, yang menangkap empat orang terkait kasus ini pekan lalu, akan terus mengumpulkan bukti untuk memastikan pembunuhan “tidak luput dari hukuman”, kata kantor tersebut tanpa memberikan informasi mengenai motif yang mungkin.

Vizsla Silver, operator tambang emas dan perak Panuco yang terletak dekat Mazatlán, Sinaloa, lebih awal pada Senin menyatakan telah mendapat informasi dari sejumlah keluarga bahwa anggota keluarga mereka telah ditemukan meninggal.

“Kami hancur oleh hasil ini dan kehilangan jiwa yang tragis. Duka mendalam kami menyertai keluarga, teman, rekan kerja, dan seluruh komunitas Concordia,” ujar Michael Konnert, Presiden dan CEO Vizsla Silver, dalam sebuah pernyataan.

“Fokus kami tetap pada pemulihan dengan selamat bagi mereka yang masih hilang dan mendukung semua keluarga terdampak serta karyawan kami selama masa yang sangat sulit ini,” kata Konnert.

MEMBACA  Penduduk Kota Meksiko membantu polisi mengejar serigala liar

Vizsla Silver, yang berbasis di Vancouver, melaporkan pada 28 Januari bahwa sepuluh pekerjanya telah diambil dari lokasi proyek dan telah melaporkannya kepada otoritas.

Sinaloa telah diguncang eskalasi kekerasan geng yang terkait persaingan antara faksi-faksi yang berafiliasi dengan dua pendiri Kartel Sinaloa, Ismael “El Mayo” Zambada dan Joaquín “El Chapo” Guzmán, yang keduanya berada dalam tahanan di Amerika Serikat.

Negara bagian barat di Meksiko tersebut mencatat lebih dari 1.680 pembunuhan pada tahun 2025, menjadikannya tahun paling berdarah dalam lebih dari satu dekade, menurut hitungan surat kabar Meksiko, Milenio.

Tinggalkan komentar