Aksi heroik Lokesh di akhir inning tidak cukup, Nepal ditaklukkan juara dua kali di Grup C.
Dengarkan artikel ini | 2 menit
Nepal harus menelan pil pahit setelah nyaris menciptakan kejutan besar di Piala Dunia T20 melawan Inggris, tetapi kalah tipis dengan selisih empat run. Kemenangan tersebut diraih oleh sang juara dua kali dalam pertandingan Grup C di Mumbai.
Performan heroik Lokesh Bam dengan tongkat—39 run dari 20 bola—ternyata tak cukup membawa Nepal meraih kemenangan di Stadion Wankhede, yang dipadati suporter Nepal pada hari Minggu tersebut.
Rekomendasi Cerita
- Analisis taktik pertandingan
- Profil Lokesh Bam
- Jalannya turnamen Grup C
- Wawancara pelatih Nepal
Nepal mengakhiri inning pada 180-6, memberikan kemenangan yang menegangkan bagi Inggris untuk memulai kampanye mereka di turnamen yang kontroversial ini.
Ketika kapten Inggris Harry Brook (53) dan Jacob Bethell (55) mencetak half-century dan membawa Inggris ke 184-7, mereka seolah telah menjauhkan pertandingan dari jangkauan Nepal.
Namun, Rohit Paudel menampilkan inning layaknya seorang kapten. Bersama all-rounder bintang Dipendra Singh Airee, ia hampir membawa Nepal meraih kemenangan yang mengejutkan.
Kepergian kedua pemain itu sempat memperlambat laju Nepal, tetapi Lokesh kembali melakukan pukulan besar menyusul bowling Inggris yang kurang akurat.
Memerlukan 10 run dari over terakhir, The Rhinos tidak mampu menaklukkan bowling akurat Sam Curran dan hanya mencetak enam run.
Para suporter The Rhinos, ratusan di antaranya melakukan perjalanan dari seberang perbatasan, pun merasa kecewa.
Memilih untuk batting terlebih dahulu di Wankhede, Inggris sempat tersendat di 57-3 pada over ketujuh sehingga berada dalam kesulitan.
Sher Malla meraih wicket di bola pertama pada debut Piala Dunianya, menyingkirkan Phil Salt yang hanya mencetak satu run. Tekanan pada Inggris kian menjadi setelah Jos Buttler dan Tom Banton menyusul tumbang dalam interval singkat.
Bethell tidak menemui kesulitan menyesuaikan diri dengan kondisi lapangan, di mana para batsman lain kesulitan melakukan pukulan. Ia dan Brook berkolaborasi dalam partnership 71 run dari 45 bola untuk membangun kembali inning mereka.
Dipendra Singh Airee (44) dan kapten Rohit Paudel (39) membuat Nepal tetap berpeluang dengan partnership 82 run dari 54 bola.
Sam Curran membawa kelegaan bagi kubu Inggris saat ia berhasil menangkap bola Airee di area dalam, dan Paudel pun menyusul tak lama berselang.
Bam menghantam Jofra Archer untuk dua six beruntun yang sempat membalikkan keadaan.
Dengan kebutuhan 10 run dari over terakhir Curran, Bam membutuhkan six di bola penentu. Ia hanya mencetak satu run, dan Inggris pun akhirnya dapat menarik napas lega.