Indonesia Perkuat Pengendalian Penyakit Hewan Ternak Menjelang Ramadan dan Idul Fitri

Jakarta (ANTARA) – Kementerian Pertanian meningkatkan upaya pengendalian penyakit hewan ternak menyambut Ramadan dan Idul Fitri dengan memperkuat kesiapsiagaan, koordinasi antarwilayah, dan deteksi dini untuk mencegah penyebaran infeksi.

Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementan, Agung Suganda, menyatakan dalam rilis pada Minggu bahwa penguatan kesiapan nasional merupakan kunci untuk mencegah kerugian ekonomi dan menjamin pasokan pangan yang aman serta stabil untuk masyarakat.

Belajar dari kejadian wabah sebelumnya, dia menekankan bahwa pengendalian penyakit harus direncanakan dengan baik, terpadu, dan proaktif. Hal ini menunjukan perlunya penerapan deteksi kasus dan langkah pengendalian yang cepat agar penyakit tidak meluas.

Untuk tahun 2026, pemerintah telah mengalokasikan sumber daya untuk vaksin, obat-obatan, dan peralatan pengendalian penyakit, termasuk vaksin Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).

Meski demikian, dia menegaskan bahwa keberhasilan penanganan tidak hanya bergantung pada anggaran, tetapi juga pada pelaksanaan yang disiplin di lapangan, terutama melalui vaksinasi dan penerapan biosekuriti yang konsisten oleh semua pihak terkait.

“Pada 2026, alokasi untuk vaksin dan pengendalian penyakit mencapai sekitar 5,6 juta dosis, dengan menggunakan strategi vaksinasi PMK dua tahap yang terbukti efektif menekan kasus,” jelasnya.

Selain vaksinasi, dia menekankan peran penting laboratorium kesehatan hewan sebagai garis depan deteksi dini.

Dia mendorong semua unit pelaksana teknis kesehatan hewan untuk memastikan ketersediaan reagen dan alat diagnostik guna menghindari keterlambatan respons ketika ada kasus penyakit yang diduga.

Lebih lanjut, Suganda menyampaikan pesan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman yang menekankan bahwa wabah penyakit harus dicegah agar tidak mengganggu fokus pemerintah pada ketahanan pangan dan swasembada, terutama menjelang hari raya keagamaan besar.

Dia menegaskan, mengendalikan penyakit hewan bukan hanya tentang kesehatan hewan, tetapi juga terkait langsung dengan stabilitas pasokan bahan pangan penting seperti daging, susu, dan telur.

MEMBACA  Memahami 'Second Act': Babak Baru Hidup Kate Middleton di Usia 44 Tahun

Berita terkait: Indonesia persiapkan pemulihan ternak pascabencana di Sumatra

Berita terkait: Pemerintah genjot vaksinasi PMK untuk hewan ternak cegah lonjakan kasus

Penerjemah: Muhammad Harianto, Raka Adji
Editor: Arie Novarina
Hak Cipta © ANTARA 2026

Tinggalkan komentar