loading…
Suzuki Jimny 5-door berwarna merah di area test drive IIMS 2026, membuktikan warisan mekanik murni belum kehilangan daya tariknya di tengah serbuan teknologi baterai. Foto: Sindonews/Danang Arradian
JIEXPO KEMAYORAN – Ditengah gempuran SUV pintar dari China seperti iCar, Chery J6, sampai Jetour T2 yang tawarkan kemewahan digital, Suzuki Jimny 5-door di IIMS 2026 malah tampil sebagai sebuah anomali yang provokatif.
Mobil ini berdiri tegak di JIExpo Kemayoran dengan harga yang nyentuh angka setengah miliar rupiah: angka yang secara logika pasar sulit dicerna kalo hanya liat lembar spesifikasi di atas kertas.
Namun, daya tarik Jimny bukan terletak pada kecanggihan perangkat lunaknya, melainkan pada narasi kontradiktif antara “masa lalu” dan “fungsionalitas modern”.
Jimny 5-door adalah jawaban Suzuki atas kritik terhadap varian 3-door yang dianggap terlalu egois untuk keluarga. Dengan tambahan dua pintu belakang dan bodi yang lebih panjang hingga 3.965 mm, mobil ini coba menjembatani dunia offroad yang keras dengan kebutuhan urban yang praktis.
Secara teknis, Jimny 5-door tetap setia pada mesin K15B berkapasitas 1.462 cc. Mesin yang juga dipakai di Ertiga ini menghasilkan tenaga 100,5 hp pada 6.000 rpm dan torsi 130 Nm pada 4.000 rpm.
Di atas kertas, performa ini jauh di bawah pesaing listriknya yang punya torsi instan.