Indonesia Bidik Lebih Banyak Wisatawan India di OTM 2026

Jakarta (ANTARA) – Indonesia berupaya menarik lebih banyak wisatawan India dengan berpartisipasi di Outbound Travel Mart (OTM) pada 5–7 Februari di Jio World Convention Centre, Mumbai.

“Tahun ini, kami menargetkan transaksi sebsar Rp48 miliar dan mengharapkan sekitar 40.000 turis India,” ujar Ni Made Ayu Marthini, Deputi Bidang Pemasaran Kementerian Pariwisata, dalam pernyataan yang dikonfirmasi Jumat di Jakarta.

Di OTM 2026, Indonesia menampilkan 30 pelaku industri pariwisata, termasuk 20 perusahaan manajemen destinasi, lima agen perjalanan, dua hotel, dua restoran, dan satu operator atraksi wisata.

Sebelum OTM, kementerian melaksanakan misi penjualan di Chennai pada 3 Februari. Kota ini dikenal dengan populasi kelas menengah ke atas yang profesional, tingkat literasi tinggi, serta aktif dalam perjalanan internasional dan spiritual.

Chennai juga menarik pariwisata kesehatan dan pelancong MICE (Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition).

“Dengan lebih dari 11 juta penduduk dan daya beli yang meningkat, Chennai merupakan pasar strategis bagi industri pariwisata Indonesia,” kata Made.

Data menunjukkan kedatangan turis India ke Indonesia mencapai 734.490 pada 2025, naik 3,42 persen dari 710.688 pada 2024.

Dedi Ahmad Kurnia, Asisten Deputi Pemasaran Pariwisata Internasional, menyebut India merupakan pasar sumber yang sangat menjanjikan.

“Dengan 1,47 miliar penduduk, ini adalah pasar pariwisata internasional yang kritis bagi Indonesia,” tambahnya.

Dia mencatat OTM 2026 memperkuat branding Indonesia dan memposisikan “Wonderful Indonesia” sebagai destinasi pilihan utama bagi pelancong India.

Indonesia sebelumnya berpartisipasi di OTM 2024, menghasilkan potensi transaksi Rp40,7 miliar, serta mengikuti SATTE dan ITB India pada 2025 untuk memperluas jangkauan.

Pada pembukaan OTM 2026, Paviliun Indonesia tampil dalam VIP walk-around, dikunjungi Menteri Pariwisata Sarawak Dato’ Sri Abdul Karim Rahman Hamzah dan Menteri Pariwisata Mauritius Christian Harold Richard Duval.

MEMBACA  Kunci produktivitas untuk memperkuat daya saing: pemerintah

Kementerian Pariwisata menerima OA Globe DMC Tourism Excellence Award, yang mengakui upaya meningkatkan kesadaran destinasi, mendukung operator perjalanan India, dan mengembangkan pasar turis India secara konsisten.

Berita terkait: Bali mengantisipasi turis India bergejala virus Nipah

Berita terkait: Kepulauan Riau targetkan peningkatan kunjungan wisatawan India

Berita terkait: Jumlah wisatawan India ke Bali naik 61,57%

Penerjemah: Hreeloita DS, Rahmad Nasution
Editor: Azis Kurmala
Hak Cipta © ANTARA 2026

Tinggalkan komentar