Pimpinan, Wakil, dan Jurusita

Jum’at, 6 Februari 2026 – 17:37 WIB

Depok, VIVA – Ketua Pengadilan Tinggi Bandung Hery Supriyono memastikan ada tiga orang yang diamankan KPK dalam operasi tangkap tangan (OTT) pejabat di lingkungan Pengadilan Negeri (PN) Depok, Jawa Barat.

Baca Juga :
Kapolres Tangsel AKBP Boy Laporkan Penerimaan Gratifikasi ke KPK, Ada iPhone 17 Pro Max dan Tongkat Jabatan

"Info yang saya terima ada tiga orang dari PN Depok yaitu wakil, ketua, dan juru sita," kata Hery Supriyono usai menjalankan Solat Jumat di DPRD Depok yang letaknya di seberang PN Depok, Jumat.

Namun Hery mengaku belum mengetahui kasus yang mejerat anak buahnya tersebut.

Baca Juga :
KPK Sebut Pegawai Bea Cukai Punya ‘Safe House’ untuk Simpan Uang-Emas Hasil Suap

"Kalau detailnya saya belum tahu. Dengan kejadian tersebut tentunya saya merasa terpukul atas kejadian tersebut dan merasa prihatin," ujarnya.

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkapkan penangkapan hakim dalam operasi tangkap tangan (OTT) terkait suap di wilayah Kota Depok, Jawa Barat.

Baca Juga :
KPK Sita Total Rp40,5 M di Kasus Impor Bea Cukai, Ada Emas hingga Uang Asing

“Benar,” ujar Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcahyanto di Jakarta, Kamis 5 Februari 2026.

Ketika ditanya detail kasus tersebut, Fitroh mengatakan OTT keenam pada 2026 itu mengenai dugaan suap perkara.

"Ya,” katanya membenarkan.

KPK memiliki waktu 1×24 jam untuk menentukan status dari para pihak yang ditangkap dalam OTT tersebut sesuai dengan Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP). (Ant)

MA Benarkan Wakil Ketua PN Depok yang Ditangkap KPK dalam OTT

MA Benarkan Wakil Ketua PN Depok yang Ditangkap KPK dalam OTT

MA benarkan Wakil Ketua Pengadilan Negeri (PN) Depok BS terkena operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berkaitan dugaan suap penanganan perkara.

MEMBACA  Bergegas untuk Mendapatkan Seagate Game Drive 5TB ini seharga $130 dan Tidak Akan Pernah Kehabisan Ruang Penyimpanan PS5 Lagi

VIVA.co.id
6 Februari 2026

Tinggalkan komentar