Mengapa Ibadah Puasa Ramadan Disyariatkan? Inilah Asal-usul dan Sejarahnya

loading…

Imam Ibnu Katsir mengatakan, proses pensyariatan puasa Ramadan ini mempunyai kemiripan dengan proses pensyaraitan salat, dimana keduanya melalui tiga tahapan pensyariatan. Foto ilustrasi/ist

Kenapa sih ada perintah atau pensyariatan puasa di bulan Ramadan? Alasannya dan sejarah awalnya menarik untuk diketahui, biar pelaksanaan puasa di bulan suci ini bisa dipersiapkan dengan baik dan dapat pahala yang sempurna.

Berikut penjelasannya, dikutip dari buku ‘Bekal Ramadhan dan Idul Fitri : Menyambut Ramadhan’ karya Ustaz Muhammad Saiyid Mahadhir.

Imam At-Thobari dalam Jami’ Al-Bayan menulis, Muadz bin Jabal RA berkata: “Waktu Rasulullah SAW datang ke Madinah, puasa yang beliau lakukan adalah puasa ‘Asyuro dan puasa tiga hari setiap bulan. Sampai akhirnya Allah mewajibkan puasa Ramadan. Allah turunkan ayat: “Wahai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang sebelum kamu agar kamu bertakwa.” (QS Al-Baqarah: 183).

Sampai ayat: “Dan wajib bagi orang-orang yang berat menjalankannya (jika mereka tidak berpuasa) membayar fidyah, yaitu: memberi makan seorang miskin”.

Awalnya, siapa yang mau puasa boleh puasa, dan yang mau tidak puasa boleh berbuka, cukup dengan ganti memberi makan orang miskin. Tapi akhirnya, Allah wajibkan puasa untuk semua umat yang sehat dan tidak sedang dalam perjalanan.

Baca juga: Inilah Asal-Usul Bacaan Lafaz Niat Puasa Ramadan

Tidak ada pilihan lagi untuk berbuka. Untuk mereka yang sudah tua, tetap ada keringanan boleh tidak puasa dengan syarat memberi makan fakir miskin. Kemudian turun ayat yang artinya: “Barangsiapa di antara kamu hadir (di negeri tempat tinggalnya) di bulan itu, maka hendaklah ia berpuasa pada bulan itu”.

Ibnu Katsir dalam Tafsir Al-Quran Al-Azhim jelaskan, proses pensyariatan puasa Ramadan ini mirip dengan proses pensyariatan salat. Keduanya lewat tiga tahap. Perubahan aturan dalam puasa juga terjadi sampai tiga kali.

MEMBACA  Kurva Phillips dan Kurva Phillips yang Diperbesar Ekspektasi

Pertama, waktu tiba di Madinah, Rasulullah SAW dan sahabat berpuasa tiga hari setiap bulan dan puasa di hari Asyuro’. Lalu turun syariat puasa Ramadhan (QS. Al-Baqarah: 183). Ini dianggap sebagai tahap pertama.

Tinggalkan komentar