Kamis, 5 Februari 2026 – 18:24 WIB
Presiden RI Prabowo Subianto telah melantik Juda Agung sebagai Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) di Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat. Acara pelantikan ini juga menandai perpindahan posisi dari Thomas Djiwandono yang kini menjadi Deputi Gubernur Bank Indonesia.
Pengangkatan Juda Agung tertulis dalam Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 3/M Tahun 2026. Ia mengucapkan sumpah jabatannya dihadapan Presiden Prabowo, yang memimpin langsung acara tersebut.
Setelah pelantikan, Presiden bersama Wapres Gibran Rakabuming Raka dan para menteri memberikan selamat kepada Juda. Selain pergantian jabatan, perhatian publik juga tertuju pada latar belakang karir dan kekayaan pejabat baru ini.
Juda menyatakan bahwa ia harus mengundurkan diri dari posisi Deputi Gubernur BI karena tidak bisa merangkap dua jabatan penting. "Saya memang ditugaskan jadi Wamenkeu saat masih di BI, sehingga saya memilih mundur dan sekarang sudah dilantik," ucapnya.
Profil dan LHKPN Juda Agung
Juda Agung lahir di Pontianak tahun 1964. Ia lulus dari IPB jurusan Teknologi Pertanian pada 1987. Meski latar belakang pendidikannya bukan ekonomi, ia kemudian melanjutkan studi ke bidang moneter dan keuangan di University of Birmingham, Inggris.
Ia memiliki pengalaman internasional yang luas, termasuk pernah menjabat sebagai Direktur Eksekutif International Monetary Fund di Washington DC (2017-2019). Di Bank Indonesia, ia sebelumnya menangani stabilitas sistem keuangan.
Dengan pengalaman di bidang fiskal, moneter, dan global, Juda dianggap sebagai figur teknokrat yang paham koordinasi kebijakan ekonomi.
Halaman Selanjutnya
Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) per Maret 2025, Juda Agung tercatat memiliki total harta bersih mencapai Rp56,08 miliar.