Intisari ZDNET
Meater Pro tersedia kini dengan harga $130. Akurasi lima sensor, aplikasi pendamping yang handal, daya tahan baterai panjang, dan casing magnetik yang praktis menjadi keunggulan utamanya. Perangkat ini tergolong mahal, namun penghematan daging berkat pemanggangan yang tepat mampu menutupinya.
Keluarga saya menyukai steak, ayam, daging babi, dan olahan daging lainnya yang dimasak di panggangan, sehingga tekanan selalu ada saat saya memakai apron. Setelah menemukan termometer Meater pada 2018, saya tak pernah lagi memasak daging tanpanya.
Pasalnya, jika steak masih relatif mudah dipanggang dengan tepat menggunakan patokan waktu dan visual, ayam adalah tantangan terbesar saya di dapur. Untungnya, memiliki termometer presisi membuat perbedaan besar antara daging yang masih mentah atau alot dengan yang empuk dan berair.
Selama beberapa tahun terakhir, saya menggunakan Meater Pro (dulu Meater 2 Plus) untuk mengevaluasi masakan saya. Kini, saya bergantung padanya untuk memasak ayam, steak, babi, dan daging lainnya. Dan setiap kali, hasil panggangan sempurna. Berikut hal lain yang perlu diketahui sebelum membeli termometer pintar.
Salah satu fitur favorit saya pada Meater Pro adalah sensor tambahan di sepanjang bodinya. Lima sensor internal mengukur berbagai area daging, dengan satu sensor ambient yang membaca suhu di sekitar daging dalam panggangan atau oven.
Pengukuran ini memberikan gambaran paling akurat tentang proses memasak, dengan setiap pembacaan sensor tersedia melalui aplikasi pendamping perusahaan (tersedia di Android dan iOS).
Meater Pro terbuat dari baja tahan karat dan kedap air, sehingga saya juga menggunakannya untuk menggoreng rendam, seperti kalkun Thanksgiving. Untuk mengakses pengukurannya, Anda perlu menghubungkan perangkat ke ponsel via Bluetooth 5.2, dan mengisi dayanya dengan meletakkannya di casing bambu yang disertakan.
Bahkan jika baterai casing habis, termometer ini mendukung baterai AAA standar, sehingga mudah diganti. Lima menit pengisian daya cukup untuk sesi memasak dua jam, berdasarkan pengujian saya.
Magnet terpasang di belakang casing bambu. Saat keluarga saya pindah rumah, saya memasang panel logam di beberapa lemari untuk menempelkan peralatan dapur dengan magnet. Meater Pro menempel aman di panel ini, selalu mudah diakses, dan siap digunakan saat menu daging dihidangkan.
Termometer ini telah diuji laboratorium dan akurat hingga setengah derajat Fahrenheit, sehingga dapat dipercaya untuk memastikan masakan matang sempurna. Perangkat ini dirancang menahan suhu internal maksimum 221 derajat, dengan suhu ambient maksimal 1.000 derajat. Namun, jika Anda memasak daging hingga suhu internal 221°F, artinya Anda hampir terlalu matang dan sebaiknya mengulang dari awal.
Jika Meater Pro terbukti menjadi aksesori wajib di dapur saya, aplikasi smartphone Meater menawarkan manfaat lebih. Aplikasi yang diperbarui kini memiliki halaman Master Class beragam resep, video, gambar, bahan, peralatan dapur tambahan, dan panduan langkah demi langkah untuk membantu berkreasi di dapur.
Saya menikmati memanggang dan memasak daging, tetapi sangat menghargai kehadiran utilitas seperti Master Class, apalagi keluarga saya suka mencoba resep dan metode baru di dapur. Saya telah mengikuti banyak panduan di aplikasi Traeger saat menggunakan smoker. Kini, saya menantikan memukau keluarga dengan saran dari aplikasi Meater.
Aplikasi ini memungkinkan Anda menyesuaikan notifikasi, suara, dan lainnya. Ada juga aplikasi pendamping Apple Watch agar Anda dapat memantau suhu internal daging langsung dari pergelangan tangan.
Saran Pembelian ZDNET
Setelah menemukan termometer Meater Plus original, saya kini tak pernah memasak daging tanpanya, karena membantuku mengatur waktu memasak. Meater Pro menyempurnakan pengalaman memasak dengan sensor lebih banyak, desain yang ditingkatkan, dan termometer andal yang memberikan kontrol suhu akurat dan tepat waktu.
Tanda tanya besar bagi banyak pengguna adalah harga Meater. Tidak murah, di angka $129. Tetapi jika Anda mengutamakan memasak yang aman dan terpercaya, serta tidak yakin hanya mengandalkan perkiraan visual atau waktu, maka termometer pintar ini layak diinvestasikan.