JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) memulai perdagangan di Bursa Efek Indonesia pada hari Rabu, 4 Februari 2026, dengan catatan positif. Pergerakan indeks berada di zona hijau sejak pembukaan.
Hingga pukul 09.04 WIB, IHSG tercatat menguat tipis sebesar 0,31 persen menuju ke level 8.148,15. Penguatan ini didorong oleh aksi beli yang masih aktif dari investor domestik.
Pada sesi pagi, IHSG sempat bergerak dalam rentang antara level 8.101 hingga 8.154. Total nilai transaksi mencapai Rp1,57 triliun dengan volume perdagangan sebanyak 2,77 miliar saham. Dari seluruh saham yang diperdagangkan, sebanyak 329 saham mengalami kenaikan, 191 saham melemah, dan 438 saham lainnya stagnan atau tetap.
Dari sisi sektor, penguatan IHSG terutama ditopang oleh kinerja sektor barang baku yang melonjak 1,89%. Sektor pendukung lainya antara lain energi (menguat 0,59%), kesehatan (menguat 0,27%), transportasi (menguat 0,26%), keuangan (menguat 0,14%), serta teknologi (menguat 0,04%).
Sementara itu, tekanan jual justru muncul di beberapa sektor lain. Sektor non-primer tercatat melemah paling dalam sebesar 1,81%, diikuti oleh sektor infrastruktur (melemah 0,67%), primer (melemah 0,48%), properti (melemah 0,33%), dan perindustrian (tertekan 0,16%).
Pada papan perdagangan saham, beberapa emiten mencatatkan keuntungan signifikan. PT Eka Sari Lorena Transport Tbk (LRNA) menjadi top gainer dengan lonjakan 24,60%. Peringkat berikutnya diisi oleh PT Krida Jaringan Nusantara Tbk (KJEN) yang naik 19,25%, PT Soho Global Health Tbk (SOHO) menguat 15,00%, PT Benteng Api Technic Tbk (BATR) menguat 14,85%, serta PT Jakarta Setiabudi Internasional Tbk (JSPT) yang naik 13,96%.