Jakarta (ANTARA) – Federasi Tinju Indonesia (Perbati) telah mengonfirmasi bahwa Indonesia ditunjuk sebagai tuan rumah Kejuaraan Tinju Asia U19 & U23 Putra dan Putri tahun ini, yang rencananya akan digelar di Jakarta pada Juli 2026.
“Perbati berkomitmen penuh untuk menyelenggarakan kejuaraan ini secara profesional dan transparan sesuai standar Asian Boxing dan World Boxing,” ujar Ketua Perbati Ray Zulham dalam konferensi pers pada Selasa.
Zulham menyatakan penunjukan Indonesia sebagai tuan rumah oleh Asian Boxing melalui proses seleksi dan evaluasi yang ketat. Keputusan ini mencerminkan kepercayaan Asian Boxing terhadap kemampuan Indonesia.
Dia menambahkan, momen ini merupakan momentum penting untuk kebangkitan kembali tinju amatir di Indonesia.
“Ini bukan hanya tentang menjadi tuan rumah, tetapi juga momentum untuk membangun ekosistem tinju yang kuat dan berkelanjutan di Indonesia,” tegasnya.
Dijelaskannya, kejuaraan ini akan dihadapi oleh atlet tinju dari 36 negara anggota Asian Boxing, dengan perkiraan 400 atlet putra dan putri, serta ratusan delegasi dan ofisial.
Kejuaraan ini, catatnya, akan menjadi platform penting bagi petinju muda untuk mendapatkan pengalaman di level internasional dan mengasah keterampilan mereka jangka panjang.
Sebagai tuan rumah, Zulham mengatakan Perbati telah menyiapkan fasilitas pendukung, termasuk venue kompetisi dan pelatihan yang memenuhi standar internasional, akomodasi, transportasi, layanan medis dan anti-doping, serta dukungan penyiaran dan promosi.
Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia juga telah menyatakan dukungan penuh untuk kejuaraan internasional ini, yang merefleksikan komitmen pemerintah dalam pembinaan atlet dan menghadirkan Indonesia di panggung olahraga global.
Zulham berharap Indonesia tidak hanya sukses menyelenggarakan acara, tetapi juga meninggalkan kesan yang kuat dan dampak positif bagi pengembangan tinju di tingkat nasional maupun Asia.
Kejuaraan ini juga memberikan peluang untuk mempromosikan Indonesia sebagai destinasi wisata olahraga yang kompetitif dan menarik, tambahnya.
Berita terkait: Indonesia, Thailand akan berkolaborasi untuk pengembangan tinju
Berita terkait: Empat mantan peraih medali SEA Games kembali ke tim tinju Indonesia
Penerjemah: Aloysius Lewokeda, Nabil Ihsan
Editor: M Razi Rahman
Hak Cipta © ANTARA 2026