Kronologi Pemanggilan Pandji Pragiwaksono oleh Polisi Latar Belakang: Tuntutan Hukum Berdasarkan Mens Rea Jadwal: Pemeriksaan Terjadwal pada Hari Jumat

Selasa, 3 Februari 2026 – 13:49 WIB

Jakarta, VIVA – Polda Metro Jaya akhirnya merencanakan untuk memanggil komika Pandji Pragiwaksono. Ini terkait laporan polisi yang muncul setelah stand up comedy-nya yang berjudul "Mens Rea".

"Iya, akan dipanggil," kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Budi Hermanto, pada Selasa, 3 Februari 2026.

Budi menambahkan, pemanggilan untuk Pandji akan dilakukan pekan ini, tepatnya pada Jumat, 6 Februari 2026. Saat ini, status Pandji masih sebagai saksi terlapor.

"Undangan klarifikasi untuk Jumat, 6 Februari 2026 jam 10.00 WIB," ujarnya.

Sebelumnya, Pandji pernah menyebutkan sikap Wapres Gibran Rakabuming Raka dalam menanggapi polemik seputar "Mens Rea". Menurut Pandji, Gibran memberikan respons yang bijak dan tidak berlebihan terhadap materi komedi yang menyebut namanya.

Pandji menilai Gibran paham dunia seni, khususnya stand up comedy, sehingga memilih untuk tidak merespons secara emosional. Bahkan, Wapres dikatakan telah meminta para pendukungnya agar tidak bereaksi berlebihan.

“Respons yang menurut saya cukup bijak. Sepertinya beliau ini wakil presiden pertama dari generasi milenial, jadi paling pas untuk menyikapi produk budaya seperti stand up comedy,” kata Pandji.

Selain itu, mengenai beberapa laporan ke Polda Metro Jaya tentang "Mens Rea", Pandji mengaku belum menerima panggilan dari penyidik. Ia menjelaskan bahwa materi dalam "Mens Rea" adalah bagian dari karya seni dan ekspresi sah dalam pekerjaannya sebagai komika. Pandji membebaskan publik untuk memiliki pendapat masing-masing terhadap karyanya.

“Saya sebagai pembuat karya, ketika karyanya sudah dirilis, orang bisa beropini. Saya membebaskan siapa pun untuk punya pendapat terhadap karya saya,” ujarnya.

Sebagai informasi, "Mens Rea" adalah spesial komedi ke-10 Pandji Pragiwaksono yang mengangkat isu budaya hukum di Indonesia serta berbagai ironi dalam kehidupan sosial dan politik. Dengan gaya satir khasnya, Pandji mengajak penonton untuk berpikir kritis terhadap realitas yang sering dianggap biasa saja.

MEMBACA  Ditangkap Bersama Sang Suami, Ini Ungkapan Hati Sang Istri

Halaman Selanjutnya

Tinggalkan komentar