Indonesia Perketat Karantina Kesehatan untuk Cegah Masuknya Virus Nipah

Jakarta (ANTARA) – Wakil Menteri Kesehatan Benjamin Paulus Octavianus menekankan penguatan karantina kesehatan sebagai langkah pencegahan masuknya virus Nipah ke Indonesia, menyusul kasus di India sejak September.

“Pengawasan ketat adalah hal yang paling penting. Dengan kontrol yang ketat, karantina kesehatan kita harus diperkuat. Setiap kali saya mengunjungi bandara di Indonesia, saya selalu pergi ke Pusat Karantina Kesehatan. Saya periksa di Bandara Soekarno-Hatta, setiap terminal memilikinya, untuk kedatangan dan keberangkatan. Dari yang saya lihat, kondisinya sudah bagus,” ujarnya di Istana pada Senin.

Dia menjelaskan virus Nipah sangat menular dan memiliki tingkat kematian yang tinggi, meskipun jumlah kasus global relatif sedikit, tidak seperti COVID-19.

Dia mencatat sejauh ini sudah ada dua kasus di India, dan otoritas setempat telah menerapkan kontrol ketat, termasuk pembatasan wilayah di daerah terdampak.

Beberapa negara lain, termasuk Thailand, juga telah memperketat pengawasan di bandara.

“Thailand sangat ketat di bandaranya. India juga telah memberlakukan blokade. (Namun,) total kasus belum mencapai 1.000 sejak 1998. Ini tidak seperti COVID, tetapi jika terinfeksi sangat menular,” katanya.

Dia menambahkan virus Nipah belum terdeteksi di dalam negeri hingga saat ini. Namun, kewaspadaan harus dijaga melalui kontrol ketat, terutama di pintu masuk negara.

Mengenai gejalanya, dia mengatakan virus ini biasanya menyebabkan demam, tetapi dapat berkembang menjadi infeksi paru-paru berat dan pneumonia dengan tingkat kematian yang tinggi.

“Jadi sangat berbahaya, tetapi di seluruh India hanya ada dua kasus dari 1,5 miliar penduduk, jadi kita tetap waspada dan terus memperkuat pengawasan di pintu masuk,” tutupnya.

Berita terkait: Indonesia peringatkan risiko virus Nipah dari burung dan kelelawar migran

MEMBACA  15+ Trik Google Docs yang Wajib Dikuasai untuk Meningkatkan Produktivitas (Tanpa Perlu Plugin)

Berita terkait: Indonesia perketat karantina untuk cegah masuknya virus Nipah

Penerjemah: Fathur, Kenzu
Editor: Arie Novarina
Hak Cipta © ANTARA 2026

Tinggalkan komentar