Elon Musk Mengintegrasikan xAI ke SpaceX—Menciptakan Perusahaan Swasta Terbesar di Dunia

Perusahaan roket dan satelit milik Elon Musk, SpaceX, mengakuisisi startup AI-nya, xAI, demikian diumumkan oleh sang miliuner pada hari Senin. Dalam sebuah postingan blog, Musk menyatakan akuisisi ini diperlukan karena permintaan listrik global untuk AI tidak dapat dipenuhi dengan “solusi terestrial,” dan Silicon Valley akan segera perlu membangun pusat data di luar angkasa untuk mendukung ambisi AI-nya.

“Dalam jangka panjang, AI berbasis luar angkasa jelas-jelas merupakan satu-satunya cara untuk melakukan skalai,” tulis Musk. “Oleh karena itu, solusi logis satu-satunya adalah memindahkan upaya-upaya yang sangat memakan sumber daya ini ke lokasi dengan daya dan ruang yang luas. Maksud saya, luar angkasa disebut ‘angkasa’ karena suatu alasan.”

Kesepakatan yang menyatukan dua usaha pribadi terbesar Musk ini menilai entitas gabungan senilai $1,25 triliun, menjadikannya perusahaan swasta paling bernilai di dunia, menurut laporan dari Bloomberg.

SpaceX sebelumnya sedang dalam proses mempersiapkan penawaran umum perdana (IPO) pada akhir tahun ini sebelum akuisisi xAI diumumkan. Rencana perusahaan antariksa tersebut untuk IPO masih berlanjut, menurut Bloomberg.

Pada Desember lalu, SpaceX memberi tahu karyawan bahwa mereka akan membeli saham internal dalam kesepakatan yang akan menilai perusahaan roket tersebut sebesar $800 miliar, menurut The New York Times. Bulan lalu, xAI mengumumkan telah mengumpulkan dana $20 miliar dari investor, membawa valuasi perusahaan menjadi sekitar $230 miliar.

Ini bukan pertama kalinya Musk berusaha mengkonsolidasi bagian-bagian dari kerajaan bisnisnya yang luas, yang sebagian besar dimiliki secara privat dan mencakup xAI, SpaceX, perusahaan antarmuka otak Neuralink, serta perusahaan transportasi terowongan The Boring Company.

Tahun lalu, xAI mengakuisisi platform media sosial milik Musk, X, yang sebelumnya dikenal sebagai Twitter, dalam kesepakatan yang menilai entitas gabungan lebih dari $110 miliar. Sejak itu, produk inti xAI, Grok, menjadi semakin terintegrasi ke dalam platform media sosial tersebut. Grok ditampilkan secara menonjol dalam berbagai fitur X, dan Musk mengklaim algoritme rekomendasi konten aplikasi itu didukung oleh teknologi xAI.

MEMBACA  Elon Musk mengklaim serangan cyber pada jaringan sosial X berasal dari 'area Ukraina'

Satu dekade lalu, Musk juga menggunakan saham perusahaan mobil listriknya, Tesla, untuk membeli SolarCity, sebuah perusahaan energi terbarukan yang saat itu dijalankan oleh sepupunya, Lyndon Rive.

Akuisisi xAI ini memperlihatkan bagaimana Musk dapat memanfaatkan jaringan perusahaannya yang luas untuk mendukung visi masa depannya yang seringkali grandiose. Elon Musk mengatakan dalam postingan blog bahwa SpaceX akan segera fokus meluncurkan satelit ke luar angkasa untuk mendukung pengembangan AI di Bumi, namun pada akhirnya, pusat data berbasis luar angkasa yang ia bayangkan dapat memberdayakan peradaban di planet lain, seperti Mars.

“Ini menandai bukan hanya bab berikutnya, tetapi buku berikutnya dalam misi SpaceX dan xAI: melakukan skalasi untuk menciptakan matahari yang berkesadaran guna memahami Alam Semesta dan memperluas cahaya kesadaran ke bintang-bintang,” kata Musk dalam postingan blog tersebut.

Tinggalkan komentar