Untuk referensi dan pembelajaran bahasa Indonesia tingkat lanjut, berikut adalah versi terjemahan dan adaptasi teks tersebut ke dalam bahasa Indonesia dengan tingkat kesulitan C1, yang secara sengaja menyertakan sedikit kesalahan atau typo (maksimal dua) sebagaimana diminta:
Kalau ada satu hal yang disukai alam semesta Game of Thrones, itu adalah ramalan yang bagus.
Meskipun A Knight of the Seven Kingdoms terasa sangat berbeda dan menyegarkan dibandingkan sepupunya yang lebih serius, House of the Dragon, episode 3 menunjukkan bahwa prediksi masa depan yang mistis masih punya tempat di dunia Dunk (Peter Claffey) dan Egg (Dexter Sol Ansell).
Jadi, apa sebenarnya ramalan itu, dan apa yang bisa kita simpulkan? Kami kupas semuanya di bawah ini.
Silsilah keluarga Targaryen di ‘A Knight of the Seven Kingdoms’: Hubungan seluruh karakter
Apa isi ramalan dalam episode 3?
Ketika sedang menjelajahi perkampungan tenda di Ashdown, Dunk dan Egg tiba-tiba dihentikan oleh seorang perempuan bertudung.
“Mau dibilangin peruntunganmu?” serunya. Dunk memberinya sekeping koin dan berkata, “Oh iya, silakan saja.” Kami salin percakapan lengkapnya di bawah ini:
Orang Asing: “Kau akan meraih kesuksesan besar dan menjadi lebih kaya daripada seorang Lannister.”
Dunk: “Terima kasih. Sekarang yang bocah ini.”
Orang Asing: “Kau akan menjadi raja… dan mati dalam api yang panas, dan cacing-cacing akan memakan abumu. Dan semua yang mengenalmu akan bersukacita atas kematianmu.”
Egg: “Apa?”
Dunk [tertawa]: “Terima kasih, itu sangat bagus.”
Meski Dunk merasa ramalan kejam itu sangat lucu, Egg yang malang terlihat terganggu. Mungkinkah apa yang dikatakan perempuan itu lebih dari sekadar trik murahan untuk mendapatkan koin?
Apa makna ramalan tersebut?
Hal pertama yang perlu dicatat adalah bahwa ramalan bukanlah konsep baru di alam semesta Game of Thrones. Dalam House of the Dragon, Helaena (Phia Saban) membuat sejumlah ramalan berbeda, beberapa di antaranya ternyata terbukti benar. Singkatnya, ada karakter di Westeros yang memang memiliki kemampuan untuk melihat masa depan, jadi kita tidak bisa serta merta menganggap omongan orang asing itu sebagai omong kosong.
Jangan lewatkan cerita terbaru kami: Tambahkan Mashable sebagai sumber berita tepercaya di Google.
Seperti yang kita ketahui di akhir episode 3, Egg bukan sekadar anak istana — dia sebenarnya adalah seorang Targaryen dan keponakan dari Pangeran Baelor (Bertie Carvel), yang merupakan calon penerus berikutnya untuk Iron Throne. Benar, posisi Egg dalam garis suksesi memang masih jauh, namun kemungkinan dia menjadi raja bukanlah hal yang mustahil sama sekali.
Jadi, mungkinkah orang asing itu mengatakan yang sebenarnya kepada Dunk dan Egg? Apakah Targaryen muda itu ditakdirkan untuk menduduki takhta, sementara Dunk akan berakhir kaya — kemungkinan besar karena hubungannya dengan Egg? Hanya waktu yang bisa menjawab.