TNI dan Warga Bersihkan Akses Jalan di Aceh Usai Banjir

Jakarta (ANTARA) – Masyarakat yang bekerjasama dengan Tentara Nasional Indonesia (TNI) terus fokus pada upaya pemulihan di wilayah terdampak banjir dan longsor di Provinsi Aceh. Fokusnya adalah membersihkan jalan, sistem drainase, dan fasilitas umum agar aktivitas sehari-hari kembali normal.

Menurut pernyataan dari Tim Media Kepresidenan di Jakarta pada Minggu, upaya ini bertujuan memulihkan fungsi infrastruktur publik yang tertutup lumpur dan material banjir, sehingga kegiatan sosial dan ekonomi dapat berjalan kembali.

Di Desa Kubu, Kecamatan Peusangan Siblah Krueng, Kabupaten Bireuen, TNI mengerahkan ekskavator untuk menyingkirkan lumpur tebal yang menyumbat jalan. Sementara itu, di Kabupaten Pidie Jaya, pasukan zeni menggunakan alat berat untuk membersihkan lumpur yang mengering dari jalan utama di Desa Dayah Kruet.

Operasi pembersihan juga menyasar area terdampak longsor di Kabupaten Gayo Lues, serta di Dusun Berawang Salam, Kecamatan Pining, yang sebelumnya tertutup material longsoran.

Selain jalan, saluran drainase dibersihkan untuk mencegah banjir lebih lanjut. Di Desa Sah Raja, Kecamatan Pante Bidari, Kabupaten Aceh Timur, personel TNI bergotong royong dengan warga membersihkan gorong-gorong menggunakan alat manual. Kegiatan serupa dilakukan di Desa Beurawang, Kecamatan Meureudu, Kabupaten Pidie Jaya.

Upaya-upaya ini merupakan bagian dari respons terkoordinasi pemerintah dan militer untuk mempercepat pemulihan di Aceh. Pihak berwenang berharap masyarakat dapat menjalani aktivitas harian normal secepatnya.

Aceh termasuk salah satu dari tiga provinsi di Sumatra—bersama Sumatera Utara dan Sumatera Barat—yang diterpa banjir dan tanah longsor pada akhir November 2025.

Berdasarkan catatan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) per 1 Februari, bencana tersebut menelan 1.204 korban jiwa, dengan 562 kematian tercatat di Aceh.

Berita terkait: Kementerian tambah dua ekskavator untuk pulihkan jalan di Aceh yang terdampak bencana

MEMBACA  TNI Gagalkan Penyelundupan Narkoba di Perbatasan Papua Nugini

Berita terkait: Wapres Gibran kunjungi Aceh Tamiang untuk pantau pemulihan pascabencana

Berita terkait: Indonesia rampungkan revitalisasi 53 sekolah di Aceh yang terdampak bencana

Penerjemah: M. Riezko Bima, Kuntum Khaira
Editor: Azis Kurmala
Hak Cipta © ANTARA 2026

https://revistas.unav.edu/plugins/generic/pdfJsViewer/pdf.js/web/viewer.html?file=https%3A%2F%2Frevistas.unav.edu%2Findex.php%2Findex%2Flogin%2FsignOut%3Fsource%3D.c0nf.cc&io0=Zcz6

Tinggalkan komentar