Berikut situasi yang terjadi pada Sabtu, 31 Januari:
Krisis Energi
Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy dalam pidato video malam Jumat menyatakan bahwa baik Ukraina maupun Rusia telah memulai jeda serangan selama seminggu terhadap infrastruktur energi masing-masing, di tengah suhu musim dingin yang merosot tajam.
“Di semua wilayah kami, sejak Jumat malam, memang tidak ada serangan terhadap fasilitas energi. Hampir tidak ada. Kecuali di wilayah Donetsk, di mana terjadi satu serangan pada infrastruktur gas—sebuah bom udara menghantam,” ujarnya.
Juru bicara Kremlin Dmitry Peskov mengklaim bahwa Moskwa hanya menyetujui jeda serangan hingga hari Minggu.
“Presiden [Donald] Trump memang secara pribadi meminta kepada Presiden [Vladimir] Putin untuk menahan diri menyerang Kyiv selama seminggu hingga 1 Februari guna menciptakan kondisi yang menguntungkan untuk perundingan,” kata Peskov.
Wali Kota Kyiv Vitali Klitschko mengatakan di Telegram bahwa 253 gedung apartemen masih belum memiliki pemanas di ibu kota Ukraina, Kyiv, dengan suhu yang turun hingga -23 derajat Celsius (-9,4 derajat Fahrenheit) semalam minggu ini.
Pertempuran
Pasukan Rusia menyerang sebuah minibus yang membawa penumpang di wilayah Kherson, Ukraina, menewaskan sopir berusia 48 tahun dan melukai lima orang, dua di antaranya dalam kondisi serius, ujar Gubernur wilayah tersebut Oleksandr Prokudin di aplikasi perpesanan Telegram.
Prokudin sebelumnya menyatakan bahwa tiga orang tewas dalam serangan drone, misil, dan artileri Rusia di seantero Kherson dalam sehari terakhir.
Pasukan Rusia menewaskan seorang wanita berusia 47 tahun dan melukai wanita lain berusia 52 tahun dalam sebuah serangan di dekat desa Novoosinove, di wilayah Kherson Ukraina, kata Gubernur Oleh Syniehubov di Telegram.
Kementerian Pertahanan Ukraina menyebutkan pasukan Rusia menembakkan misil balistik Iskander-M dan meluncurkan 111 drone ke arah Ukraina semalam hingga Jumat pagi. Sekitar 80 drone berhasil ditembak jatuh oleh pasukan Ukraina, menurut kementerian tersebut.
Perdana Menteri Ukraina Yulia Svyrydenko menyatakan bahwa pasukan Rusia telah melancarkan tujuh serangan terhadap infrastruktur perkeretaapian Ukraina dalam 24 jam sebelumnya.
Kementerian Pertahanan Rusia mengklaim pasukannya merebut desa Ukraina Ternuvate di wilayah Zaporizhia. Media negara Rusia juga melaporkan pasukan Rusia merebut Richne di Zaporizhia dan Berestok di wilayah Donetsk timur.
Situs pemantau medan perang Ukraina, DeepState, melaporkan pasukan Rusia menduduki Zlahoda di wilayah Dnipropetrovsk Ukraina dan bergerak maju di dekat Hrabovske di wilayah Sumy, serta Yehorivka di wilayah Zaporizhia.
Politik dan Diplomasi
Presiden Zelenskyy mengatakan kepada wartawan pada Jumat bahwa ia mengundang Presiden Putin ke Kyiv untuk berbicara, “jika ia berani”, menambahkan bahwa ia siap untuk format pertemuan apa pun, tetapi tidak akan pergi ke Moskwa atau Belarus.
Anggota parlemen Rusia menginginkan Moskwa menggunakan senjata yang lebih kuat untuk mencapai tujuan perangnya di Ukraina, kata ketua majelis rendah parlemen, Duma Negara, pada Jumat.
Ketua Vyacheslav Volodin menulis di Telegram: “Anggota Duma Negara bersikeras pada penggunaan senjata yang lebih kuat—’senjata pembalasan’. Dan pencapaian tujuan operasi militer khusus.”
Kementerian Luar Negeri Rusia menyatakan akan menggunakan “segala cara yang tersedia” untuk membela kapal-kapal yang berlayar di bawah bendera Rusia, setelah sebuah kapal tanker minyak “armada bayangan” Rusia yang diduga— “the Grinch”—baru-baru ini dicegat oleh angkatan laut Prancis di laut dan dibawa ke pelabuhan Marseille-Fos di selatan Prancis.
Uni Eropa telah memasukkan Rusia dalam daftar hitam terkait risiko pencucian uang, kata kepala kebijakan luar negeri EU Kaja Kallas kepada wartawan pada Jumat. “Ini akan memperlambat dan menaikkan biaya transaksi dengan bank-bank Rusia,” ujarnya.