Sabtu, 31 Januari 2026 – 07:33 WIB
Jakarta, VIVA – Jakarta dan sekitarnya kembali menghadapi masalah klasik saat musim hujan tiba. Cuaca ekstrem yang sebabkan banjir di banyak tempat juga berdampak serius bagi keselamatan pengendara. Jalan yang rusak dan berlubang sekarang bukan cuma ganggu kenyamanan, tapi sudah picu kecelakaan lalu lintas.
Baca Juga:
BMKG Prediksi Hujan Seharian di Jakarta pada Sabtu
Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya catat, sepanjang Januari 2026 sudah terjadi 27 kecelakaan lalu lintas karena jalan berlubang. Data ini dikumpulkan dari tanggal 1 sampai 28 Januari 2026 di wilayah Jakarta dan sekelilingnya.
“Total kecelakaan lalu lintas akibat jalan berlubang dari 1 Januari sampai 28 Januari 2026 ada 27 kejadian,” kata Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Ojo Ruslani, seperti dikutip VIVA Otomotif dari laman Korlantas Polri, Sabtu 31 Januari 2026.
Baca Juga:
Pramono: 6.000 Jalan Berlubang di Jakarta Sudah Diperbaiki
Dari puluhan kejadian itu, dampaknya gak bisa dianggap remeh. Satu orang dilaporkan meninggal dunia, delapan orang luka berat, dan 18 orang lainnya luka ringan. Kondisi ini bikin khawatir soal tingkat keamanan jalan di ibu kota saat cuaca ekstrem terjadi.
Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Komarudin jelaskan bahwa kecelakaan lalu lintas tidak cuma dipicu faktor manusia atau kendaraan. Menurut dia, kondisi jalan dan cuaca juga jadi faktor penting yang saling berhubungan.
Baca Juga:
Bendungan Katulampa Siaga 3, Pramono Tegaskan Jakarta Siap Hadapi Banjir
“Ada empat faktor utama penyebab kecelakaan lalu lintas, yaitu faktor manusia, kendaraan, kondisi jalan, dan cuaca,” ujar Komarudin.
Dia tambahkan, hujan lebat yang terjadi belakangan ini berdampak langsung pada infrastruktur jalan. Genangan air dan banjir bikin beberapa bagian jalan rusak sampai berlubang, yang bisa menyebabkan lalu lintas melambat, macet, bahkan kecelakaan.
“Dampak dari cuaca ekstrem salah satunya menyebabkan beberapa titik jalan mengalami kerusakan. Saat ini proses pendataan masih terus berlangsung,” jelasnya.
Di sisi lain, usaha perbaikan sebenarnya sudah dilakukan. Dinas Bina Marga DKI Jakarta catat sebanyak 1.383 titik jalan berlubang sudah ditangani sejak 11 sampai 21 Januari 2026. Penanganan ini dilakukan oleh Satuan Pelaksana Bina Marga di tingkat kecamatan, suku dinas, hingga dinas.
Kepala Pusat Data dan Informasi Dinas Bina Marga DKI Jakarta, Siti Dinarwenny, mengatakan bahwa proses pendataan dan perbaikan masih berjalan dan bisa terus bertambah seiring verifikasi di lapangan.
Halaman Selanjutnya
“Pendataan terhadap jumlah titik kerusakan jalan masih terus dilakukan dan bisa diperbarui seiring proses verifikasi di lapangan,” ujarnya.