Indonesia Desak ASEAN Hindari Jadi Medan Konflik Proksi

Jakarta (ANTARA) – Menteri Luar Negeri Sugiono mendesak ASEAN untuk memperkuat fondasi politiknya guna memastikan Asia Tenggara yang damai dan stabil, yang tidak menjadi ajang konflik proksi antar kekuatan besar.

"Kita perlu mengembangkan dan memainkan peran yang lebih substansial. Kemitraan kita harus secara strategis memperkuat sentralitas, integrasi, dan stabilitas ASEAN," ujar Sugiono, menurut keterangan tertulis dari Kemenlu di Jakarta, pada Jumat.

Pernyataan menteri disampaikan selama Pertemuan Mundur Para Menteri Luar Negeri ASEAN (AMM Retreat) di Cebu, Filipina, pada Kamis (29 Januari) waktu setempat. Agendanya menandai dimulainya keketuaan Filipina di ASEAN tahun ini.

Sugiono mengatakan tema keketuaan tahun ini, Navigating Our Future, Together, sangat relevan di tengah tantangan yang terus menguji persatuan dan sentralitas ASEAN.

Ia menekankan bahwa negara-negara anggota ASEAN berada "di perahu yang sama," yang menegaskan kebutuhan untuk tetap kuat dan bersatu dalam menghadapi tantangan masa depan bersama-sama.

Dalam menangani tantangan ini, Sugiono menyatakan ASEAN harus memperkuat kemandiriannya dengan meningkatkan sektor-sektor strategis, termasuk ketahanan ekonomi, energi, pangan, dan teknologi.

Dalam pertemuan tersebut, para menteri luar negeri ASEAN juga membahas isu regional mendesak lainnya, termasuk upaya menyelesaikan Code of Conduct (CoC) di Laut China Selatan, yang diharapkan rampung tahun ini.

Sugiono mengatakan penyelesaian CoC akan menjadi tonggak penting bagi kawasan dan membantu menciptakan tatanan maritim yang lebih stabil dan berdasarkan aturan.

Menurut Kemenlu, AMM Retreat juga membahas perkembangan di Myanmar dan sepanjang perbatasan Thailand–Kamboja, dengan para menteri luar negeri menekankan perlunya pendekatan konstruktif untuk menyelesaikan masalah-masalah tersebut.

Di sela-sela pertemuan, Sugiono juga mengadakan pembicaraan dengan rekan-rekannya dari Singapura dan Kamboja, membahas cara-cara untuk memperkuat kerjasama bilateral serta isu regional dan global yang menjadi perhatian bersama.

MEMBACA  Strategi LG untuk Mengubah Permainan Pasar TV di Indonesia

Berita terkait: Indonesia serukan integrasi digital untuk tingkatkan daya saing ASEAN

Berita terkait: Indonesia dukung Turkiye menjadi mitra wicara terbaru ASEAN

Penerjemah: Cindy Frishanti O, Nabil Ihsan
Editor: M Razi Rahman
Hak Cipta © ANTARA 2026

Tinggalkan komentar