Jumat, 30 Januari 2026 – 11:30 WIB
Campus League sekarang resmi memperluas kompetisinya keluar dari Pulau Jawa. Dengan dukungan Bayan Group lewat Bayan Peduli, Samarinda ditetapkan jadi Regional Kalimantan dan masuk dalam jadwal Campus League Season 1 tahun 2026.
Baca Juga:
Ngeri, Indonesia Jadi Panggung Persaingan 2 Dewa Futsal Falcao Vs Ricardinho
Masuknya Samarinda bikin Campus League 2026 akan diadakan di enam kota. Lima diantaranya ada di Jawa, yaitu Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Semarang, dan Surabaya. Samarinda pun dapat status khusus sebagai satu-satunya kota penyelenggara diluar Jawa di musim pertama ini.
Pada Season 1, Campus League akan ada tiga cabang olahraga utama, yaitu basket, bulutangkis, dan futsal. Samarinda dijadwalkan menjadi tuan rumah untuk semua cabang itu, dan juga dipercaya menggelar pertandingan pembuka lewat cabang basket di April 2026.
Baca Juga:
Mensesneg Sebut Prabowo Berencana Tinjau IKN saat Kunker di Kalimantan
CEO Campus League, Ryan Gozali, bilang kehadiran mereka di Samarinda sejak musim awal adalah pencapaian penting untuk memperluas akses kompetisi bagi mahasiswa di seluruh Indonesia.
“Kami sangat bersyukur kegiatan kami dapat sambutan positif dari Bayan Group. Selain fokus pada event olahraga, Bayan Group juga ingin berkontribusi langsung untuk masyarakat Kalimantan,” kata Ryan dalam acara Campus Connection di Samarinda, Kamis kemarin.
Baca Juga:
Buron Pelaku Penambangan Ilegal di Bukit Soeharto Kaltim Ditangkap
Ryan menegaskan komitmen besar Campus League dalam membina atlet mahasiswa, apalagi Kaltim punya potensi atlet berprestasi di banyak cabang.
“Kami ingin menjemput bola supaya lebih banyak talenta yang terjangkau. Kalau cuma di Jawa, aksesnya terbatas, baik dari biaya maupun kesempatan bertanding,” ujarnya.
Campus Connection di Kota Debutan
Campus Connection di Samarinda adalah bagian dari rangkain pra-musim untuk kota baru. Di Season 0 tahun 2025, kegiatan serupa diadakan di beberapa kota di Jawa. Nah, di Season 1 ini, acara ini juga diadakan di wilayah baru sebagai langkah awal membangun ekosistem kompetisi.
Antusiasme mahasiswa cukup tinggi. Sekitar 30 mahasiswa dari 12 kampus di Kaltim hadir. Bahkan, ada perwakilan dari kampus di Balikpapan yang jaraknya sekitar 100 kilometer.
Ajang di Samarinda ini mempertemukan penyelenggara dengan perguruan tinggi, komunitas kampus, dan pemangku kepentingan olahraga di Kaltim. Selain menjelaskan konsep kompetisi, Campus Connection juga menjadi ruang dialog untuk menampung aspirasi kampus yang mau berpartisipasi.