Laporan Satgas: Jumlah Pengungsi Banjir Sumatra Menurun

Jakarta (ANTARA) – Satgas Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pasca Bencana wilayah Sumatera menginformasikan bahwa jumlah pengungsi di tiga provinsi terdampak bencana di Sumatera terus menurun seiring proses penanganan berjalan.

“Data terakhir yang kami terima dari Posko Satgas menunjukkan jumlah pengungsi semakin berkurang dari waktu ke waktu. Diharapkan nantinya seluruh pengungsi bisa bebas dari posko pengungsian,” kata Juru Bicara Satgas, Amran, di Jakarta, Kamis.

Dia menjelaskan, di Provinsi Sumatera Barat, jumlah pengungsi turun dari 10.854 orang pada 24 Januari menjadi 9.040 orang. Sementara itu, di Provinsi Sumatera Utara tercatat 11.085 pengungsi, dan di Provinsi Aceh ada 91.663 pengungsi.

Berdasarkan data terkini, total pengungsi di ketiga provinsi tersebut berjumlah 111.788 orang, yang menunjukkan tren penurunan secara bertahap.

Pada kesempatan itu, Amran juga memaparkan data kemajuan pembangunan hunian sementara di tiga provinsi terdampak bencana di Sumatera.

Di Provinsi Aceh, target pembangunan 3.248 unit hunian sementara telah selesai seluruhnya, dan warga terdampak akan mulai pindah secara bertahap ke hunian yang telah disediakan.

Sumatera Utara merencanakan pembangunan 962 unit hunian sementara, dengan 557 unit kini sudah selesai, sementara sisanya masih dalam pengerjaan.

Provinsi Sumatera Barat juga menargetkan pembangunan 618 unit hunian sementara, dengan 476 unit yang saat ini telah rampung.

Amran juga menyampaikan harapan agar seluruh pemangku kepentingan terkait dapat bekerja sama mendukung Satgas Percepatan Rehab Rekon Pasca Bencana Wilayah Sumatera, supaya masyarakat bisa kembali beraktivitas normal.

“Kami berharap proses ini dapat berjalan cepat dan semua tim bisa menyelesaikan target yang direncanakan,” ujarnya.

Selain hunian sementara, pemerintah juga mempercepat penyaluran kebutuhan pokok serta perbaikan beberapa fasilitas publik, yaitu sekolah, layanan kesehatan, dan tempat ibadah di tiga provinsi terdampak.

MEMBACA  Kerjasama media dipandang sebagai kunci untuk memperkuat hubungan Indonesia-China

Berita terkait: Hampir semua pasar di Sumatera yang terdampak banjir kembali beroperasi: menteri

Berita terkait: Tim ekspedisi Patriot kunci tanggap banjir Indonesia di Sumatera

Berita terkait: Kementerian prioritaskan menjaga konektivitas Sumatera pasca banjir

Penerjemah: Fianda Sjofjan, Resinta Sulistiyandari
Editor: Azis Kurmala
Hak Cipta © ANTARA 2026

Tinggalkan komentar