DBS Indonesia Pacu Akses Kredit Digital, Pendanaan Kredivo Melonjak Tiga Kali Lipat

Kamis, 29 Januari 2026 – 19:09 WIB

Jakarta, VIVA – PT Bank DBS Indonesia memperluas akses pembiayaan digital dengan meningkatkan dana channeling untuk Kredivo menjadi Rp3 triliun.

Baca Juga :


Perbandingan Kredivo PayLater vs. Layanan Kredit Lainnya

Kerjasama pendanaan ini sejalan dengan upaya memperkuat pertumbuhan kredit ritel di tengah naiknya permintaan pasar.

Data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat, pembiayaan Buy Now Pay Later (BNPL) oleh perusahaan pembiayaan pada November 2025 tumbuh 68,61 persen (yoy) menjadi Rp11,24 triliun.

Baca Juga :


Kredivo PayLater, Solusi Belanja Modern yang Praktis dan Aman

Kolaborasi DBS Indonesia dengan Kredivo sudah berjalan sejak 2020, dengan limit pendanaan awalnya Rp300 miliar. Kemudian meningkat menjadi Rp500 miliar, lalu Rp1 triliun di 2021, Rp2 triliun pada 2022, dan mencapai Rp3 triliun di akhir 2025.

Lonjakan ini mencerminkan kinerja penyaluran kredit Kredivo yang konsisten dan permintaan pasar yang terus tumbuh.

Baca Juga :


Panduan Bayar Cicilan Kredivo Pakai BRImo

Consumer Banking Director Bank DBS Indonesia, Melfrida Gultom, mengatakan inovasi bukan cuma teknologi, tetapi cara untuk menjembatani kebutuhan finansial masyarakat.

“Di tengah percepatan transformasi digital di sektor keuangan, kami ingin mendukung masyarakat dengan memastikan kredit digital tidak hanya mudah diakses, tetapi juga membantu mengelola kebutuhan sehari-hari dengan nyaman, fleksibel, dan praktis,” ungkapnya di Jakarta, Kamis (29/1/2026).

Bagi Kredivo, tambahan dana channeling ini akan mendorong ekspansi layanan ke lebih banyak kota tier 2 dan 3. Wilayah ini memiliki potensi pertumbuhan besar tetapi masih terbatas akses ke layanan kredit formal perbankan.

Laporan Perilaku Pengguna PayLater Indonesia 2024 menunjukkan 53,6 persen pengguna Kredivo berasal dari kota tier 2 dan 3. Ini mencerminkan tingginya kebutuhan dan adopsi masyarakat terhadap layanan kredit digital sebagai alternatif pembiayaan.

MEMBACA  5 Fakta Menarik Sebelum Pertandingan Porto vs Arsenal

Langkah ini sejalan dengan visi perusahaan untuk memperluas jangkauan hingga 20 juta pengguna di seluruh Indonesia dalam beberapa tahun kedepan.

Pendiri dan Direktur Utama Kredivo Indonesia, Umang Rustagi, sangat menghargai kepercayaan berkelanjutan dari DBS Indonesia.

“Pendanaan di awal tahun ini diharapkan bisa menjadi dorongan yang tepat saat permintaan kredit digital meningkat, terutama di kota tier 2 dan 3 yang punya potensi besar,” jelasnya.

Mengelola Cicilan dan Pinjaman: Strategi Jitu bagi Generasi Milenial

Setiap bulan, ratusan ribu generasi milenial di Indonesia menghadapi tagihan cicilan yang terus bertambah. Mulai dari KPR, kredit kendaraan, hingga cicilan gadget.

VIVA.co.id

28 Desember 2025

Tinggalkan komentar