Tim SAR Puluhkan 53 Jenazah dalam Pencarian Korban Longsor Bandung Barat

Tim SAR Gabung laporkan 53 kantong jenazah korban longsor di Pasirlangu telah diangkat sampai hari kelima operasi pencarian.

Kepala Kantor SAR Bandung Ade Dian menyebut, pada hari kelima tim SAR gabungan berhasil mengangkat dua kantong jenazah tambahan. Ini telah diserahkan ke tim Identifikasi Korban Bencana (DVI) Polda Jawa Barat.

"Per pukul 16.00, total 53 kantong jenazah telah diangkat. Tim DVI sudah mengidentifikasi 38 korban," katanya, Rabu.

Berdasarkan data terbaru dari badan penanggulangan bencana, jumlah warga terdampak longsor bertambah jadi 155 orang, terdiri dari 75 selamat dan 80 orang yang semula dilaporkan hilang.

Dari yang hilang, kata Dian, 53 korban telah ditemukan tim SAR gabungan, sehingga masih ada 27 orang yang belum ditemukan.

"Karenanya, total kantong jenazah yang diangkat di hari kelima adalah dua, semua dari sektor A2," tambahnya.

Menurut Dian, hujan terus-menerus di Cisarua dan sekitarnya sejak pagi menghambat operasi pencarian.

Ia menyatakan tim SAR gabungan juga memperluas area pencarian dengan memindahkan beberapa personil dari sektor A2 ke sektor B2, setelah evaluasi lapangan mengindikasikan kemungkinan adanya korban di area tersebut.

Dian menegaskan operasi pencarian akan dilanjutkan untuk 14 hari ke depan, sesuai keputusan pemerintah menetapkan status tanggap darurat bencana.

"Sesuai status tanggap darurat bencana, operasi SAR direncanakan berjalan 14 hari dan akan dievaluasi di hari ketujuh," ujarnya.

Longsor menerjang Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, dini hari Sabtu (24 Januari) setelah hujan deras berkepanjangan memicu pergerakan tanah dan lumpur yang mengubur permukiman warga.

MEMBACA  Aksesori rumah pintar ini membuat perbedaan terbesar dalam dekorasi dapur saya

Tinggalkan komentar