Berbicara tentang Blu-ray 4K, televisi ini benar-benar memamerkan pemrosesan gambar yang luar biasa saat dalam Mode Film dan menonton salinan baru film Alfred Hitchcock, Vertigo. Penggunaan cahaya dan bayangan yang memukau disajikan tanpa blooming yang agresif, serta warna yang tampak dalam dan jenuh sempurna. Adegan di mana kedua pemeran utama menghadap Jembatan Golden Gate terlihat sangat mirip lukisan di layar ini, pujian yang ditujukan untuk chip XR dan penggunaan lampu latar mini-LED multi-zona Sony yang sangat baik.
Foto: Parker Hall
Aplikasi streaming tetap memberikan kualitas yang sangat bagus, dan televisi ini juga tampil baik dalam adegan gelap dari Pluribus Apple TV, serta dalam Mode Olahraga saat streaming F1. Warna-warna terlihat hidup, dan refresh rate 120 Hz TV ini benar-benar terlihat, meski tidak sepenuhnya maksimal seperti saat saya mencoba dengan PlayStation 5 Pro Sony. Gran Turismo tampak mulus dan realistis dalam Mode Permainan, dengan variable refresh rate membantu menjaga kelancaran, bahkan saat memproses hal-hal yang berat seperti balapan basah dengan mobil yang mengilap.
Layar ini tersedia dalam berbagai ukuran, mulai dari 55 inci hingga ukuran raksasa 98 inci (semoga Anda menikmati proses menggantungnya di dinding), dan saya menduga ukuran yang lebih besar kemungkinan akan lebih banyak dicari untuk model ini dibandingkan opsi Bravia 7, 8, atau 9 yang harganya jauh lebih tinggi.
Pesaing utamanya meliputi TCL QM6K, Hisense U8QG, dan Samsung QN80F. TCL lebih murah, tampak lebih terang, dan memiliki antarmuka yang sama mudahnya. Sony memiliki pemrosesan yang lebih baik dan natural. Hisense tampilan sedikit lebih kasar namun sangat hebat di ruangan terang, menjadikannya pilihan bagus bagi yang tidak membutuhkan Sony Pictures Core dan menonton secara lebih kasual. Samsung memiliki panel quantum dot mini-LED yang menakjubkan, tetapi antarmukanya menjengkelkan dan tidak mendukung Dolby Vision.
Sony jelas merupakan pilihan premium di kategori ini untuk urusan pemrosesan gambar, namun mengingat harganya yang cukup lebih mahal dari pesaing dan layarnya tidak seterang itu, patut ditanyakan pada diri sendiri: Seberapa sering saya berencana menonton konten berkualitas tinggi di TV ini?
Jika Anda telah mengembangkan koleksi media digital, server Plex, atau Blu-ray 4K, Sony mungkin pilihan yang lebih baik. Jika tidak, merek yang lebih terjangkau dengan aplikasi streaming yang sama bagusnya (dan layar yang hampir identik) bisa bekerja dengan sangat baik, terutama untuk ruangan yang lebih terang.