19 Desa Nelayan Mulai Beroperasi dan Ekspor: Kementerian

Jakarta (ANTARA) – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mengumumkan bahwa 19 Desa Nelayan Merah Putih telah selesai dibangun sepenuhnya dan kini beroperasi.

Staf Khusus Menteri Kelautan dan Perikanan, Doni Ismanto Darwin, menyatakan desa-desa yang telah selesai tersebut siap digunakan, dengan beberapa lokasi bahkan sudah melakukan kegiatan ekspor perdana.

“Dari 65 lokasi yang sedang dikembangkan, 19 lokasi sudah 100 persen selesai dan operasional. Lokasi-lokasi lainnya rata-rata telah mencapai kemajuan sekitar 80 persen,” ujar Darwin dalam konferensi pers pada Rabu.

Dia mencatat, Desa Nelayan Merah Putih yang sudah beroperasi terletak di Kabupaten Tolitoli, Sulawesi Tengah; Kecamatan Bumiharjo, Jawa Tengah; Kecamatan Pujiharjo, Jawa Timur; Kecamatan Lebetawi, Maluku; Kecamatan Gebang Mekar, Jawa Barat; Kecamatan Karang Duwur, Jawa Tengah; serta Kecamatan Poncosari, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Darwin menambahkan, Desa Nelayan Merah Putih Bentenge di Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan, mencatatkan ekspor pertamanya pada 9 Januari 2026, mengirimkan hampir satu ton ikan segar ke Arab Saudi.

Pada tahap pertama pembangunan ini, KKP menargetkan penyelesaian 65 Desa Nelayan Merah Putih pada Mei 2026, dengan 35 lokasi dijadwalkan selesai pada akhir Januari 2026. Meski menghadapi tantangan cuaca ekstrem, Darwin menekankan bahwa kegiatan pembangunan akan tetap berlanjut untuk memenuhi target yang telah ditetapkan.

Program Desa Nelayan Merah Putih merupakan inisiatif strategis pemerintah untuk memberdayakan masyarakat pesisir dan memperkuat perekonomian lokal.

Program ini tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga pada penyediaan infrastruktur pendukung essensial untuk meningkatkan aktivitas dan produktivitas nelayan sehari-hari.

Setiap desa dilengkapi fasilitas dasar seperti dermaga, jalan akses, sistem drainase, dan penerangan listrik.

Fasilitas tambahan lainnya mencakup unit cold storage, pabrik es, balai nelayan, kios logistik, dan stasiun pengisian bahan bakar umum nelayan (SPBUN).

MEMBACA  16 Jenderal Baru dari TNI AD Setelah Kenaikan Pangkat Februari 2025, Ini Daftar Namanya

Model pengembangan ini didasarkan pada kesuksesan Desa Samber-Binyeri di Kabupaten Biak Numfor, Papua, dimana pendapatan bulanan nelayan dilaporkan meningkat dua kali lipat dari sekitar Rp3 juta menjadi Rp6 juta dengan dukungan dari kementerian.

Program Desa Nelayan Merah Putih (KNMP) merupakan bagian dari agenda ketahanan pangan nasional dan selaras dengan misi Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.

Tinggalkan komentar