Jatuh Bebas 7,35 Persen, IHSG Merosot ke Level 8.320

loading…

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berakhir di zona merah di sesi penutupan hari ini. IHSG turun tajam 659,67 poin atau 7,35% ke level 8.320,56. Foto/Dok.

JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terkoreksi dalam dan ditutup di wilayah merah pada sesi akhir perdagangan. IHSG hari ini anjlok 659,67 poin atau 7,35% ke level 8.320,56 setelah sempat terjadi penghentian perdagangan (trading halt).

Pada perdagangan hari ini, indeks sempat menyentuh level tertinggi di 8.596 dan titik terendah 8.187. Saat penutupan IHSG , Rabu (28/1/2026), tercatat hanya 41 saham yang menguat, sementara 787 saham melemah dan 130 saham stagnan.

Baca Juga: Pasar Saham Dibuka Berdarah-darah, IHSG Rontok Lebih 6% Pagi Ini

Total transaksi perdagangan mencapai Rp45,2 triliun dari 57,6 miliar saham yang diperdagangkan. Indeks LQ45 turun 7,26% ke 812, indeks JII turun 8,78% ke 561, indeks IDX30 turun 5,93% ke 417, dan indeks MNC36 turun 6,45% ke 328.

Semua indeks sektoral juga berada di zona merah, termasuk sektor energi, konsumsi siklikal, keuangan, bahan baku, transportasi, industri, teknologi, konsumsi non-siklikal, infrastruktur, properti, dan kesehatan.

Baca Juga: IHSG Anjlok 8%, BEI Aktifkan Trading Halt Hentikan Sementara Perdagangan Saham

Saham-saham yang masuk dalam top gainers antara lain PT Wahana Pronatural Tbk (WAPO) naik 34,04% ke Rp252, PT Buana Artha Anugerah Tbk (STAR) naik 24,80% ke Rp780, dan PT Bintang Oto Global Tbk (BOGA) naik 24,74% ke Rp1.790.

Sementara itu, saham-saham yang termasuk top losers adalah PT Impack Pratama Industri Tbk (IMPC) turun 15% ke Rp3.060, PT Bukit Uluwatu Villa Tbk (BUVA) turun 15% ke Rp1.445, dan PT Artha Mahiya Investama Tbk (AIMS) turun 15% ke Rp595.

MEMBACA  Prospek IHSG Tetap Menguat, Lima Emiten Pilihan Analis untuk Raih Cuan

(akr)

Tinggalkan komentar