Djokovic Lolos ke Semifinal Australia Open Usai Musetti Mundur Cedera

Mantan juara Novak Djokovic melaju ke semifinal di Melbourne setelah unggulan Lorenzo Musetti alami cedera pangkal paha.

Diterbitkan Pada 28 Jan 2026

Klik untuk membagikan di media sosial

bagikan2

Novak Djokovic yang “sangat beruntung” selamat dari situasi kritis untuk mencapai semifinal Australia Open pada Rabu, saat Lorenzo Musetti mundur cedera ketika unggul dua set, menjaga harapan sang legenda Serbia meraih mahkota Grand Slam ke-25.

Unggulan kelima asal Italia itu sempat mendominasi dan memimpin 6-4, 6-3, 1-3 ketika ia mengundurkan diri setelah perawatan pada bagian paha kanan atas, yang sangat membatasi pergerakannya.

Rekomendasi Cerita

daftar 4 itemakhir daftar

Ini merupakan keberuntungan besar bagi Djokovic, pemenang 10 kali di Melbourne yang penuh kesalahan, yang kini akan menghadapi juara bertahan Jannik Sinner atau unggulan kedelapan Amerika Ben Shelton untuk tiket ke final.

Kejadian ini menjaga peluangnya meraih rekor titel major ke-25.

Djokovic telah berusaha melampaui Margaret Court dan mengamankan pencapaian bersejarah ini sejak gelar terakhirnya di US Open 2023.

Usaha ini terbukti semakin sulit dengan munculnya Sinner dan Carlos Alcaraz.

“Saya sungguh turut prihatin untuknya, ia pemain yang jauh lebih baik, saya hampir saja pulang malam ini,” ujar Djokovic.

“Ini pernah terjadi padaku beberapa kali. Ia sempat mengendalikan permainan sepenuhnya.”

“Sangat disayangkan, aku tak tahu lagi harus berkata apa. Seharusnya dialah pemenang hari ini, tak diragukan lagi. Aku sangat beruntung bisa lolos dari pertandingan kali ini.”

Djokovic didominasi Musetti selama pertandingan perempat final di Rod Laver Arena [Izhar Khan/AFP]

Kemenangan yang Direngkuh dari Ambang Kekalahan

Dengan kemenangan atas Musetti, Djokovic kini memegang rekor tunggal kemenangan terbanyak di Melbourne Park, melampaui Roger Federer dengan kemenangan ke-103nya.

MEMBACA  AS Klaim 'Langkah Spesifik' Disetujui untuk Akhiri Kekerasan di Suriah Usai Serangan Israel di Damaskus

Ini juga membawanya ke semifinal Grand Slam ke-54 untuk memperpanjang rekornya sendiri.

Tapi semua itu hampir berakhir untuk pemain berusia 38 tahun itu.

Ia menjadi musuh terburuknya sendiri dengan tingkat kesalahan non-paksaan yang luar biasa tinggi, mengumpulkan 18 hanya di set pertama dan 32 secara keseluruhan, sebelum Musetti meninggalkan lapangan.

Djokovic dengan mudah mempertahankan servisnya, lalu menciptakan tiga poin break di awal. Musetti yang gugup menyelamatkan dua di antaranya, tapi sebuah forehand yang salah penempatan membuatnya tertinggal 2-0.

Namun, pemain Italia itu cepat menemukan ritme, dan serangkaian pukulan buruk dari sang Serbia membuka jalan bagi comeback di game berikutnya.

Itu adalah pertama dari empat game beruntun yang dimenangkan Musetti, yang pergerakan lapangannya begitu memukau sementara Djokovic menumpuk kesalahan dari backhand maupun forehand.

Pemain Italia itu memiliki tiga poin break untuk mempercepat keunggulan 5-2, tapi sang veteran berjuang mati-matian melalui game delapan menit untuk bertahan.

Tapi itu hanya menunda hal yang tak terelakkan, dan Musetti merebut set pertama dalam 54 menit, lalu kembali memecah servis di awal set kedua.

Djokovic belum menyerah, membalas memecah servis, tetapi kemudian menyia-nyiakannya lagi dengan lebih banyak kesalahan hingga kehilangan servis untuk keempat kalinya.

Ia kembali di-break ketika sedang mempertahankan servis untuk bertahan di set tersebut, dengan Musetti melancarkan forehand sensasional menyusur garis untuk unggul dua set.

Tapi Musetti memerlukan perawatan pada masalah pahanya setelah tertinggal 2-1 di set ketiga dan jelas kesakitan, dengan pergerakannya yang terbatas.

Ia mencoba melanjutkan, namun tak punya pilihan selain melemparkan handuk.

Musetti, kanan, meninggalkan lapangan bersama Djokovic setelah ia mendadak mundur akibat cedera kaki saat memimpin 6-4, 6-3, 1-3 atas pemenang 24 grand slam itu pada Rabu [Izhar Khan/AFP]

MEMBACA  Macron Berjanji Tegakkan Keadilan Usai Pohon Peringatan bagi Yahudi yang Dibunuh Ditebang

Tinggalkan komentar