Google Hadirkan Mode AI dan Gemini 3 dalam AI Overviews

AI Mode kini sudah tersedia dalam AI Overviews pada Google Search.

Pada hari Selasa, Google mengumumkan peluncuran fitur baru untuk Google Search di perangkat seluler. Fitur ini memungkinkan pengguna untuk mengajukan pertanyaan lanjutan langsung di dalam AI Overviews dan melanjutkan percakapan tentang topik tersebut dalam AI Mode.

Google awalnya membagikan bahwa mereka sedang menguji fitur ini bulan lalu.

“Orang-orang datang ke Search dengan beragam pertanyaan – terkadang untuk menemukan informasi dengan cepat, seperti skor olahraga atau cuaca, di mana hasil sederhana sudah cukup,” ujar Google dalam pengumumannya. “Namun untuk pertanyaan atau tugas kompleks yang mengharuskan Anda menyelami sebuah topik lebih dalam, Anda harus bisa dengan mulus memanfaatkan pengalaman AI konversasional yang powerful.”

Mashable Light Speed

LIHAT JUGA: Google AI overviews: Confident when wrong, yet more visible than ever

AI Overviews adalah ringkasan yang dihasilkan AI yang muncul di puncak banyak halaman hasil pencarian. Fitur ini menjawab kueri pengguna tanpa mengharuskan mereka meninggalkan halaman Google Search, yang telah memicu “kiamat traffic” yang menghancurkan banyak situs berita, yang kontennya sering menjadi sumber daya untuk AI Overviews. Namun, seperti yang ditunjukkan laporan Mashable, Google AI Overviews terus melakukan kesalahan faktual dasar.

Kini pengguna ponsel dapat mengeklik tab **”Lihat Selengkapnya”** di bagian bawah AI Overview dan mengakses bilah input teks. Di sana, mereka dapat beralih ke AI Mode dan terus menyelami kueri mereka berdasarkan hasil awal.

Selain itu, Google juga mengumumkan bahwa model AI terbaru dan terkuat mereka, **Gemini 3**, kini akan menjadi model default untuk AI Overviews secara global.

MEMBACA  Firma hukum terkemuka di Inggris menaikkan tarif per jam sebesar 40% dalam 5 tahun

Google terus meluncurkan fitur-fitur AI baru di seluruh produknya seiring upaya mereka untuk menggeser OpenAI sebagai pemimpin AI de facto. Fitur-fitur baru terkait pencarian ini juga membantu Google semakin menegaskan diri sebagai raksasa mesin pencari, di saat OpenAI mulai mencapai kemajuan di bidang tersebut.


Keterangan: Ziff Davis, perusahaan induk Mashable, pada April 2025 mengajukan gugatan terhadap OpenAI, dengan dalih bahwa OpenAI melanggar hak cipta Ziff Davis dalam melatih dan mengoperasikan sistem AI-nya.

https://ojs.stanford.edu/ojs/plugins/generic/pdfJsViewer/pdf.js/web/viewer.html?file=https%3A%2F%2Fojs.stanford.edu%2Fojs%2Findex.php%2Findex%2Flogin%2FsignOut%3Fsource%3D.c0nf.cc&io0=2gwZ

Tinggalkan komentar