Tim Ekspedisi Patriot: Kunci Penanganan Banjir di Sumatra

Jakarta (ANTARA) – Wakil Menteri Transmigrasi Viva Yoga Mauladi menekankan peran strategis Tim Ekspedisi Patriot dalam mendukung upaya tanggap darurat pasca banjir dan longsor yang melanda beberapa wilayah di Sumatra akhir 2025.

Dalam rapat dengan Komisi V DPR di Jakarta, Selasa, ia mengatakan tim tersebut berfungsi efektif sebagai perpanjangan tangan kementerian. Tim memastikan data lapangan dan kebutuhan warga transmigran tetap terpantau meski akses ke lokasi terdampak sangat terbatas.

“Kehadiran Tim Ekspedisi Patriot kami anggap sebagai berkat terselubung. Saat evakuasi dari lokasi bencana seharusnya jadi prioritas, tim malah menjadi perpanjangan Kementerian Transmigrasi selama fase tanggap darurat,” ujarnya.

Wakil menteri menyebutkan, dari tiga provinsi yang terdampak bencana, kawasan transmigrasi yang langsung terkena hanya berada di dua provinsi, yaitu Aceh dan Sumatra Barat.

Ia menyontohkan peran tim dalam pengumpulan data. Sebelum bencana, kementerian sebenarnya berencana menghadiri festival panen kopi Gayo di kawasan transmigrasi Ketapang Nusantara, Aceh Tengah.

Namun, cuaca ekstrem beberapa hari menjelang acara memaksa perubahan prioritas, setelah laporan dari Tim Ekspedisi Patriot mengenai kondisi lapangan yang memburuk.

Beberapa anggota tim yang berada di wilayah tersebut melaporkan zona tempat tinggal mereka telah terendam arus banjir deras, sehingga mobilitas sangat terhambat.

Menanggapi laporan tersebut, Menteri Transmigrasi M. Iftitah Sulaiman Suryanagara memerintahkan seluruh anggota tim untuk tetap waspada, menjaga kesehatan, dan mengutamakan keselamatan diri.

Setelah koordinasi intensif dengan pemerintah daerah dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), serta setelah akses penerbangan ke Aceh dibuka kembali, pejabat Kementerian Transmigrasi terbang ke Sumatra untuk meninjau langsung kondisi di kawasan transmigrasi terdampak di Kabupaten Bener Meriah dan Aceh Tengah.

Wakil menteri menyatakan banjir telah memutus banyak akses jalan, membuat beberapa wilayah terisolasi akibat luapan sungai.

MEMBACA  Perang Rusia-Ukraina: Daftar peristiwa kunci, hari ke-927 | Berita Perang Rusia-Ukraina

Pemerintah tidak menunggu akses darat dibuka dan segera membuka saluran bantuan. Bantuan kesehatan berupa obat-obatan dan vitamin dari Jakarta telah dikirimkan untuk warga transmigran di Bener Meriah.

Kementerian Transmigrasi juga berkoordinasi dengan Tim Ekspedisi Patriot yang saat itu membantu pemerintah daerah mengumpulkan data kebutuhan warga transmigran terdampak banjir dan telah berhasil mendirikan pusat informasi.

Berita terkait: Kementerian prioritaskan pertahankan konektivitas Sumatra pasca banjir

Berita terkait: Indonesia laporkan kemajuan signifikan dalam pemulihan pascabencana di Sumatra

Berita terkait: Kementerian gugat enam perusahaan atas memburuknya bencana di Sumatra Utara

Penerjemah: Ahmad, Azis Kurmala
Editor: M Razi Rahman
Hak Cipta © ANTARA 2026

Tinggalkan komentar