Jakarta (ANTARA) – Indonesia akan mengirim sekitar 400 ton rempah lokal dan 3,9 juta paket makanan siap santap ke Arab Saudi untuk ibadah Haji 2026, kata para pejabat. Langkah ini bertujuan mendukung usaha dalam negeri dan meningkatkan pelayanan bagi jamaah.
Kementerian Haji dan Umrah menyatakan persiapan sedang dilakukan untuk menyediakan makanan yang familiar bagi jamaah Indonesia selama ibadah tahunan itu, sekaligus mengurangi ketergantungan pada produk impor dari negara ketiga.
Direktur Jenderal Pengembangan Ekosistem Ekonomi Haji, Jaenal Effendi, mengatakan pemerintah memprioritaskan pengadaan domestik untuk memberdayakan UMKM dan menciptakan manfaat ekonomi yang lebih luas.
“Untuk musim Haji tahun ini, kami ingin memaksimalkan rempah khas Indonesia,” ujar Effendi kepada wartawan di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta, Selasa. Ia menambahkan bahwa 22 varietas rempah akan dikirimkan.
Kementerian memperkirakan proses pengadaan dan ekspor rempah ini akan menciptakan sirkulasi ekonomi domestik sebesar Rp63,36 miliar, yang mendukung produsen, pengolah, dan penyedia logistik di seluruh Indonesia.
Berita terkait: Perempuan sebanyak 33,2 persen dari petugas haji Indonesia tahun ini
Effendi menyebutkan pemerintah juga menyiapkan 3,9 juta paket makanan siap santap untuk jamaah Indonesia selama berada di Arafah, Muzdalifah, dan Mina, area yang fasilitas memasaknya terbatas.
Dia menjelaskan kementerian telah menunjuk 10 perusahaan untuk mensuplai rempah dan 10 perusahaan untuk makanan siap saji. Semua supplier telah mendapat persetujuan dari otoritas Saudi untuk mengekspor dan mendistribusikan produk makanan.
“Pemasok sudah lulus kualifikasi ekspor dari Saudi Food and Drug Authority, dan produknya sesuai selera Indonesia berdasarkan pengujian,” kata Effendi.
Dia berharap inisiatif ini membuka peluang lebih luas bagi UMKM Indonesia, seiring berkurangnya ketergantungan lama pada pasokan makanan dari negara seperti Thailand, Filipina, dan Australia.
Effendi menambahkan, pengadaan dari dalam negeri akan memperkuat ekosistem ekonomi haji sekaligus meningkatkan kualitas dan konsistensi makanan bagi jamaah Indonesia selama puncak ritual.
Kementerian Haji dan Umrah berkomitmen memastikan triliunan rupiah yang dialokasikan untuk penyelenggaraan ibadah haji memberi manfaat nyata bagi dunia usaha dan masyarakat Indonesia.
Berita terkait: Kementerian targetkan 600 ton rempah Indonesia untuk makanan Haji 2026
Penerjemah: Citro A, Tegar Nurfitra
Editor: Rahmad Nasution
Hak Cipta © ANTARA 2026