Pelatihan bagi Komunitas Pesisir dalam Program Desa Merah Putih

Jakarta (ANTARA) – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menegaskan kembali komitmennya untuk mengembangkan program Desa Nelayan Merah Putih dengan memberikan pelatihan guna memperkuat kapasitas masyarakat pesisir.

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan (BPPSDM KP), I Nyoman Radiarta, menyebutkan pelatihan yang diberikan tidak hanya mencakup teknik penangkapan ikan, tetapi juga tata kelola hasil tangkapan dan pemasaran.

“Oleh karena itu, dalam pembangunan setiap Desa Nelayan Merah Putih, disertakan pula balai masyarakat,” ujar Radiarta di kantor KKP di Jakarta, Senin.

Dia menjelaskan bahwa balai masyarakat tersebut berfungsi sebagai pusat pembelajaran dan kolaborasi bagi nelayan, pengelola koperasi, dan penyuluh perikanan.

Radiarta mengatakan para penyuluh akan mengidentifikasi kebutuhan paling mendesak dari masyarakat setempat agar materi pelatihan dapat disesuaikan dengan kondisi dan tantangan lokal.

Program pelatihan ini menyasar baik nelayan maupun para pengelola Koperasi Desa Merah Putih, sebuah inisiatif pemerintah yang dirancang sebagai pusat perekonomian perdesaan.

Penguatan koperasi dinilai sebagai komponen kunci dari program desa nelayan ini, yang bertujuan memastikan pengelolaan hasil tangkapan dan pemasaran yang lebih efektif dan berkelanjutan.

Program Desa Nelayan Merah Putih berupaya memberdayakan masyarakat pesisir sembari mendongkrak pertumbuhan ekonomi lokal.

Inisiatif ini tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga pada penyediaan infrastruktur penting untuk mendukung aktivitas penangkapan ikan sehari-hari, seperti dermaga, jalan, drainase, dan listrik.

Desa-desa nelayan ini juga akan dilengkapi fasilitas pendukung seperti unit cold storage, pabrik es, bengkel perbaikan, toko logistik, dan SPBU khusus nelayan.

Kementerian menyatakan fase pertama program ini menargetkan 65 lokasi di seluruh Indonesia. Fase kedua akan menambahkan 35 lokasi lagi, sebelum akhirnya diperluas hingga total 1.000 lokasi pada tahun 2029.

MEMBACA  Kementerian Kesehatan mengimbau masyarakat untuk waspada terhadap demam berdarah selama musim hujan

Targetnya adalah menyelesaikan pembangunan 35 Desa Nelayan Merah Putih pada akhir Januari 2026, kecuali untuk beberapa lokasi yang terdampak bencana, yang penyelesaiannya dijadwalkan pada Februari 2026.

Berita terkait: Prabowo targetkan 1.100 desa nelayan pada 2026 untuk tingkatkan ketahanan pangan

Berita terkait: Menggapai harapan baru dari Desa Nelayan Merah Putih

Penerjemah: Shofi Ayudiana, Raka Adji
Editor: Primayanti
Hak Cipta © ANTARA 2026

Tinggalkan komentar