Laporan Berkembang
Israel menyatakan sisa jenazah tawanan terakhir di Gaza telah berhasil ditemukan, yang dapat membuka jalan bagi dibukanya kembali Penyeberangan Rafah dengan Mesir.
Dipublikasikan pada 26 Jan 2026
Militer Israel menyatakan bahwa sisa jenazah Ran Gvili, tawanan Israel terakhir di Jalur Gaza, telah berhasil dievakuasi. Hal ini membuka jalan bagi fase berikutnya dari kesepakatan gencatan senjata yang disetujui pada Oktober untuk mengakhiri perang Israel-Palestina.
“Setelah proses identifikasi selesai dilakukan oleh Pusat Kedokteran Forensik Nasional, bekerja sama dengan Kepolisian Israel dan Rabinat Militer, perwakilan [militer] telah menginformasikan kepada keluarga almarhum Ran Gvili bahwa jenazahnya telah dikembalikan untuk dimakamkan,” ujar juru bicara angkatan darat, Avichay Adraee.
“Dengan demikian, seluruh sandera yang ditahan di Jalur Gaza telah dipulangkan,” konfirmasi Adraee.
Pengumuman ini disampaikan setelah sayap militer Hamas menyatakan telah memberikan “semua rincian” kepada mediator gencatan senjata mengenai kemungkinan lokasi jenazah tawanan terakhir yang akan dikembalikan ke Israel berdasarkan gencatan senjata yang difasilitasi Amerika Serikat.
Israel sebelumnya menyatakan akan membuka penyeberangan Rafah yang menghubungkan Gaza dan Mesir hanya setelah tawanan terakhir ditemukan. Namun, pihaknya bersikukuh bahwa penyeberangan Rafah akan dibuka “secara terbatas hanya untuk lalu lintas orang.”
Laporan akan diperbarui…