Pembaruan Data Korban Longsor Cisarua, Pos DVI Terima 25 Kantong Jenazah

Minggu, 25 Januari 2026 – 22:08 WIB

Jakarta, VIVA – Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri ngasih tahu, kalo proses identifikasi korban longsor dan banjir bandang di Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, masih terus jalan.

Baca Juga:
Waspada! BMKG Prediksi Hujan Lebat Guyur Lokasi Longsor Cisarua Sepekan ke Depan

Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol. Hendra Rochmawan bilang, hasil identifikasi korban bencana berdasarkan data yang diterima di Pos DVI sampai jam 17.00 WIB hari ini, udah tercatat 25 kantong jenazah yang diterima. Jumlah itu nambah setelah ditemukan tiga jenazah utuh tambahan.

"Dari jumlah itu, 11 jenazah udah berhasil diidentifikasi, terdiri dari 10 jenazah utuh dan satu potongan tubuh. Sementara sisanya masih dalam proses identifikasi oleh tim DVI lewat pemeriksaan post mortem dan ante mortem," kata Hendra dalam keterangannya, Minggu, 25 Januari 2026.

Baca Juga:
Detik-detik Dua Polisi Tewas Ditabrak Truk saat Menuju Lokasi Longsor Cisarua Bandung Barat

Tim SAR mengevakuasi korban longsor di Cisarua Kabupaten Bandung Barat

Korban yang udah berhasil diidentifikasi adalah:

Baca Juga:
KKP Jamin Pemenuhan Seluruh Hak Pegawai Korban Pesawat ATR 42-500

  1. Suriana (L), 57 tahun
  2. Jajang Tarta (L), 35 tahun
  3. Dadang Apung (L), 80 tahun
  4. Nining (P), 40 tahun
  5. Nurhayati (P), 42 tahun
  6. Lina Ismayanti (P), 43 tahun
  7. M. Kori (L), 30 tahun (teridentifikasi dari satu potongan tubuh berupa tangan)
  8. Al-Sumari (L), 35 tahun
  9. Koswara (L), 40 tahun
  10. Koswara (L), 26 tahun
  11. Ayu Yuniarti (P), 31 tahun

    "Proses identifikasi dilakukan secara menyeluruh oleh tim DVI Polri bareng unsur terkait, dengan tetap ngutamain prinsip kehati-hatian dan ketelitian ilmiah," ujarnya.

    Sementara itu, tim SAR gabungan yang terdiri dari Basarnas, TNI, Polri, sama relawan lainnya berhentiin sementara proses pencarian dan evakuasi karena kondisi lapangan. Operasi pencarian akan dilanjutkan lagi besok. Sampai sekarang, masih ada korban yang diduga tertimbun dan belum berhasil dievakuasi.

    Tim DVI nyampein bahwa proses identifikasi bisa dilakukan lebih cepat kalo kondisi jenazahnya dalam keadaan utuh dan punya identitas pendukung. Tapi, buat jenazah yang cuma berupa potongan tubuh tertentu, kayak bagian kaki, butuh waktu lebih lama untuk proses pencocokan data ante mortem.

    Kabid Humas Polda Jabar minta doa dan dukungan dari semua masyarakat biar semua personel SAR, TNI-Polri, tenaga medis, relawan, rekan media, dan keluarga korban yang nunggu kabar dikasih kekuatan dan keselamatan selama proses kemanusiaan ini berjalan.

    Tim SAR Serahkan 25 Kantong Jenazah Korban Longsor Cisarua ke DVI
    Tim SAR gabungan udah menyerahkan 25 kantong jenazah korban longsor Cisarua, kepada tim Disaster Victim Identification (DVI) dalam lanjutan proses pencarian korban.

    VIVA.co.id
    25 Januari 2026

MEMBACA  Rapat Menko Cak Imin Bahas Pemutihan Tunggakan BPJS

Tinggalkan komentar