Kembali ke Silent Hill: Menyelam Dalam Teror di Bioskop Indonesia

Ringkasan Berita:

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA – Film horor psikologis sedang naik daun lagi.

Disutradarai oleh Christophe Gans, yang sebelumnya sukses bawa dunia Silent Hill ke layar lebar, film Return to Silent Hill siap ajak penonton menyelami teror, trauma, dan kegelapan yang paling dalam.

Dalam film ini, kegelapan itu nggak pernah benar-benar hilang.

Baca juga: Film Alas Roban Hampir Tembus 1 Juta Penonton, Michelle Ziudith Kenang Momen Syuting Penuh Air Mata

Film ini mengisahkan James (diperankan Jeremy Irvine), seorang pria yang hidupnya berhenti sejak kehilangan cinta sejatinya, Mary.

Saat sebuah surat misterius yang sepertinya dari Mary sampai ke tangannya, James terpaksa kembali ke Silent Hill.

Silent Hill, kota yang dulu dia kenal, sekarang berubah jadi labirin mimpi buruk yang penuh kabut, darah, dan rahasia gelap.

Baca juga: Teaser Film Lastri Arwah Kembang Desa Dirilis, Hadirkan Mendiang Gary Iskak dan Hana Saraswati

Dalam pencariannya, James harus hadapi makhluk-makhluk mengerikan yang kayaknya lahir dari rasa bersalah dan trauma masa lalu.

Setiap sudut kota menyimpan bahaya, setiap langkah membawanya makin dekat ke kebenaran yang mengerikan – kebenaran yang pelan-pelan mengikis kewarasannya.

Silent Hill bukan cuma tempat, tapi cermin dari dosa, kehilangan, dan luka yang belum selesai.

Baca juga: Prilly Latuconsina Lakoni Adegan Ekstrem saat Kembali Perankan Risa di Film Danur The Last Chapter

Film Return to Silent Hill dibintangi aktor-aktor berbakat seperti Hannah Emily Anderson, Evie Templeton, Pearse Egan, dan Eve Macklin.

Mereka menghadirkan emosi yang kuat dan ketegangan psikologis yang terus terasa sepanjang film.

Kisah film ini diadaptasi dari video game horor populer yang punya banyak penggemar di seluruh dunia.

MEMBACA  Le Minerale Menanam Ratusan Ribu Pohon di Seluruh Wilayah Indonesia

Baca juga: Manoj Punjabi Sebut Danur 4 The Last Chapter Jadi Film Horor Termahal, Biayanya Setara 4 Film

Film Return to Silent Hill ini tetap setia pada atmosfer ikonik Silent Hill yang penuh simbol, horor psikis, dan visual yang menakutkan, sekaligus menawarkan interpretasi baru yang lebih gelap dan dewasa buat penonton zaman sekarang.

Direktur KlikFilm, Frederica, mengungkapkan antusiasmenya terhadap kehadiran film ini di Indonesia.

Tinggalkan komentar