Persija Bangkit di GBK, Dua Penalti Tentukan Kemenangan: Madura United Pulang Tanpa Poin

Jumat, 23 Januari 2026 – 21:46 WIB

Jakarta, VIVA – Persija Jakarta akhirnya kembali bisa tersenyum di depan ribuan Jakmania. Setelah sempat kalah di pertandingan terakhir putaran pertama, Macan Kemayoran berhasil membalasnya dengan kemenangan meyakinkan 2-0 atas Madura United di laga pembuka putaran kedua BRI Super League 2025 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jumat malam.

Dua gol kemenangan Persija sama-sama berasal dari titik penalti. Gustavo Almeida yang bikin gol pertama jelang turun minum, sebelum Maxwell Souza memastikan kemenangan di masa injury time babak kedua.

Hasil ini sangat penting. Bukan cuma menang, tapi juga bisa kembalikan kepercayaan diri tim ibu kota untuk tetap bersaing di papan atas klasemen.

Pelatih Mauricio Souza langsung bikin perubahan di susunan pemain. Dua pemain baru sudah disiapkan di bangku cadang, yaitu Alaaeddine Ajaraie dan Fajar Fathurrahman. Sementara itu, Shayne Pattynama belum masuk skuad dan terlihat nonton pertandingan dari tribun VIP bareng pelatih timnas Indonesia, John Herdman.

Dari menit awal, Persija langsung dominan kuasai bola. Tapi, pertahanan Madura United yang rapat bikin tuan rumah susah bikin peluang yang bagus.

Kesempatan pertama datang dari Witan Sulaeman di menit ke-28. Dia lolos dari sisi kiri dan nembak pakai kaki kanan, tapi masih terlalu lemah dan gampang ditangkap kiper Mochammad Indrayana.

Tekanan Persija makin kuat. Dua menit kemudian, Allano coba nasib lewat tendangan jarak jauh yang masih melambung. Maxwell juga sempat berbahaya lewat tembakan keras, tapi Indrayana lagi-lagi sigap menepis bola.

Kebuntuan akhirnya pecah di menit ke-43. Gustavo dilanggar di dalam kotak pinalti. Striker asal Brasil itu maju sebagai eksekutor dan dengan tenang tipu Indrayana. Gol itu jadi gol pertamanya musim ini dan bawa Persija unggul 1-0 saat turun minum.

MEMBACA  Ukraina Mengungkapkan 6 Gedung Diplomatik Asing di Kiev Rusak Akibat Serangan dari Rusia

Masuk babak kedua, tempo permainan gak turun. Persija terus menekan buat nambah keunggulan, tapi penyelesaian akhirnya masih kurang maksimal.

Di sisi lain, Madura United sesekali ancam lewat serangan balik cepat. Peluang terbaik datang dari sundulan Lulinha di menit ke-66, tapi arah bolanya masih lebar dari gawang.

Memasuki 10 menit terakhir, serangan Macan Kemayoran makin gila. Alan Cardoso hampir nambah gol, tapi tendangannya melambung. Alaaeddine juga dapat kesempatan di masa injury time, tapi belum jadi gol.

Tinggalkan komentar