Harga Gula Pulih Didorong Penguatan Real Brasil

Harga gula di pasar dunia hari ini bercampur aduk. Gula kontrak Maret di New York (SBH26) naik sedikit +0,04 (+0,27%). Sedangkan gula putih kontrak Maret di London (SWH26) turun -0,50 (-0,12%).

Awalnya harga turun karena laporan produksi gula Brasil yang lebih tinggi. Tapi, harga bisa balik naik karena mata uang Real Brasil menguat ke level tertinggi dalam 1,5 bulan. Real yang kuat bikin eksportir gula Brasil kurang semangat jual.

Ada beberapa faktor yang tekan harga:
* **Brasil:** Produksi gula diperkirakan capai rekor, sekitar 45 Juta Metric Ton (MMT) untuk 2025/26.
* **India:** Output gula India periode Okt-Jan naik 22% dibanding tahun lalu. Asosiasi Pabrik Gula India (ISMA) juga naikkan perkiraan produksi mereka.
* **Surplus Global:** Banyak organisasi, seperti ISO dan Czarnikow, perkirakan akan ada surplus persediaan gula dunia di tahun 2025/26.

Tapi, ada juga faktor yang dukung harga:
* **Suplai Masa Depan:** Produksi gula Brasil di tahun 2026/27 diperkirakan akan turun.
* **Stok Akhir:** USDA perkirakan stok akhir gula global akan turun 2.9%.

Posisi spekulatif yang sangat besar di pasar London juga bisa bikin harga turun lebih dalam jika terjadi koreksi.

Artikel ini hanya untuk informasi. Penulis tidak memiliki posisi di sekuritas yang disebut. Artikel ini pertama kali terbit di **Barchart.com**.

MEMBACA  Penawaran iPhone 15 Terkunci Langka Memberikan Diskon Hingga $120 dari Harga Apple

Tinggalkan komentar