Artikel Fortune

Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy mengkritik sekutu Eropa-nya pada hari Kamis. Dia bilang respon Eropa terhadap invasi Rusia hampir empat tahun lalu terlalu lambat, terpecah-pecah, dan tidak cukup.

Dalam pidatonya di Forum Ekonomi Dunia di Davos, Swiss, Zelenskyy menyebut banyak keluhan. Dia berkata Eropa membuat Ukraina terjebak di tengah agresi Rusia dan dorongan Amerika untuk perundingan damai.

"Eropa terlihat hilang arah," kata Zelenskyy. Dia mendesak Eropa untuk menjadi kekuatan global. Dia membandingkan respon Eropa dengan langkah berani Washington di Venezuela dan Iran.

Mantan aktor komedi itu menyebut film "Groundhog Day", di mana karakter utama mengulangi hari yang sama terus menerus.

"Tahun lalu di Davos, saya akhiri pidato dengan kata-kata: Eropa harus tahu cara membela diri. Setahun berlalu. Dan tidak ada yang berubah. Saya harus ucapkan kata-kata yang sama lagi," ujarnya.

Dia bilang rakyat Ukraina juga terjebak dalam realita perang itu, "mengulangi hal sama selama berminggu-minggu, berbulan-bulan, dan bertahun-tahun. Tapi itulah hidup kami sekarang."

Pertemuan dengan Trump

Pidatonya disampaikan setelah dia bertemu secara tertutup selama sekitar satu jam dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump di Davos. Trump bilang pembicaraan itu "sangat baik". Zelenskyy menyebutnya "produktif dan bermakna".

Negara-negara Eropa telah memberikan dukungan keuangan, militer, dan kemanusiaan untuk Kyiv. Tapi tidak semua anggota Uni Eropa membantu. Ukraina juga frustasi dengan perbedaan pendapat politik di Eropa tentang cara menghadapi Rusia, serta respon blok itu yang terkadang lambat.

Tentara Rusia yang lebih besar telah berhasil merebut sekitar 20% wilayah Ukraina sejak invasi penuh tahun 2022. Tapi keuntungan di medan perang sepanjang 1.000 kilometer itu mahal bagi Moskow. Ekonomi Rusia merasakan akibat perang dan sanksi internasional.

MEMBACA  Petugas NYPD menembak saat mengeluarkan mahasiswa yang memblokir koridor, jaksa konfirmasi

Ukraina kekurangan uang dan meski telah meningkatkan produksi senjata sendiri, masih butuh persenjataan Barat. Mereka juga kekurangan personil di garis depan. Menteri Pertahanan melaporkan sekitar 200.000 desersi dan 2 juta warga yang menghindari wajib militer.

Zelenskyy juga berusaha menjaga perhatian dunia tetap pada Ukraina meski ada konflik lain.

Zelenskyy Sebut Kelambanan Eropa

Dia menegur Eropa karena lambat bertindak, belanja pertahanan terlalu sedikit, gagal menghentikan "armada bayangan" tanker minyak Rusia yang langgar sanksi, dan ragu menggunakan aset beku Rusia di Eropa untuk biaya Ukraina.

Eropa, katanya, "masih terasa seperti geografi, sejarah, tradisi, bukan kekuatan politik nyata, bukan kekuatan besar."

"Beberapa negara Eropa sangat kuat, itu benar. Tapi banyak yang bilang kita harus kuat, dan mereka selalu ingin orang lain yang kasih tahu berapa lama mereka harus bertahan, sebaiknya sampai pemilu berikutnya," ucap Zelenskyy.

Administrasi Trump mendorong penyelesaian damai, dengan utusannya bolak-balik Kyiv dan Moskow. Beberapa khawatir ini bisa memaksa Ukraina menerima kesepakatan yang tidak menguntungkan.

Pertemuan di Moskow

Utusan khusus Trump, Steve Witkoff, dan menantunya Jared Kushner tiba di Moskow Kamis malam dan berbicara dengan Putin, kata Kremlin.

Satu isu besar masih harus diselesaikan dalam negosiasi, kata Witkoff di Davos, tanpa menyebutkan apa itu. Zelenskyy bilang status masa depan wilayah timur Ukraina yang diduduki Rusia belum terselesaikan, tapi proposal perdamaian "hampir siap".

Jaminan keamanan pasca perang, jika kesepakatan tercapai, telah disetujui AS dan Ukraina, meski perlu ratifikasi dari masing-masing negara, katanya.

Zelenskyy mengatakan pertemuan trilateral melibatkan AS, Ukraina, dan Rusia akan dimulai Jumat di Uni Emirat Arab.

"Rusia harus siap berkompromi karena, kamu tahu, semua pihak harus siap, bukan hanya Ukraina, dan ini penting bagi kami," jelasnya.

MEMBACA  Wall Street Memanas untuk Saham Chip 'Strong Buy' Ini

Trump dan Zelenskyy memiliki hubungan yang tegang. Presiden Amerika itu juga terkadang menegur Putin.

Zelenskyy bilang dia berterima kasih kepada Trump atas sistem pertahanan udara Patriot buatan AS yang membantu menghentikan rudal Rusia yang sering menghantam jaringan listrik Ukraina, menyebabkan kesulitan bagi warga sipil. Dia meminta Trump untuk lebih banyak sistem itu.

Setelah Trump hentikan dukungan untuk Ukraina, negara NATO lain mulai membeli senjata dari AS untuk disumbangkan ke Kyiv melalui pengaturan keuangan khusus.

Tinggalkan komentar