Jakarta (ANTARA) – Presiden Prabowo Subianto menyoroti inisiatif digitalisasi pendidikan Indonesia di Pertemuan Tahunan Forum Ekonomi Dunia (WEF) 2026. Beliau menggariskan target agar setiap sekolah memiliki setidaknya enam ruang kelas yang dilengkapi dengan panel datar interaktif (IFP).
“Kami berharap dalam waktu tiga tahun, semua sekolah di Indonesia akan punya minimal enam kelas dengan panel digital interaktif,” ujar Prabowo dalam pidato khususnya di forum tersebut di Davos, Swiss, pada Kamis.
Presiden mencatat tahun lalu pemerintah merenovasi 16.140 sekolahan dan melengkapi 288.000 sekolah dengan satu unit IFP 75 inci sebagai bagian program digitalisasi pendidikan nasional.
Menurutnya, inisiatif ini menjadi fondasi awal untuk memastikan akses teknologi pembelajaran yang lebih merata di semua wilayah.
Prabowo menambahkan, pemerintah berencana mendistribusikan satu juta unit IFP pada 2026. Hal ini memungkinkan sekolah melengkapi tiga hingga empat kelas dengan panel digital sebelum secara bertahap diperluas ke enam kelas per sekolah.
Program ini juga akan memungkinkan pemerintah memantau kualitas mengajar dan partisipasi siswa di berbagai daerah secara real time.
Beliau menekankan, digitalisasi pendidikan adalah langkah kunci untuk memberdayakan generasi masa depan. Pengembangan modal manusia sangat kritis untuk pertumbuhan jangka panjang dan keberlanjutan.
Prabowo lebih lanjut menegaskan, pendidikan memainkan peran sentral dalam kemajuan dan kesuksesan suatu bangsa. Tanpa pendidikan yang memadai dan kemampuan mengikuti ilmu pengetahuan serta teknologi modern, mencapai stabilitas dan kesejahteraan akan tetap sulit.
“Kurangnya pendidikan adalah jalan menuju negara yang gagal. Tidak ada negara yang bisa stabil dan makmur jika rakyatnya buta huruf atau tidak mampu mengikuti sains dan teknologi modern,” jelasnya.
Pertemuan Tahunan WEF 2026, berlangsung 19-23 Januari dengan tema “Semangat Dialog”, menghimpun pemimpin dunia, ekonom, akademisi, ahli, dan praktisi untuk mendiskusikan tantangan ekonomi global.
Berita terkait: Presiden Prabowo tekankan sumber daya manusia kunci kesuksesan nasional
Berita terkait: Indonesia pilih perdamaian ketimbang kekacauan, kata Prabowo di Davos
Penerjemah: Fathur R, Aria C, Raka Adji
Editor: Primayanti
Hak Cipta © ANTARA 2026