Pemerintah RI Akan Mulai Garap Enam Proyek Hilir Akhir Januari

Jakarta (ANTARA) – Pemerintah Indonesia berencana melakukan groundbreaking untuk enam proyek industri hilir paling lambat akhir Januari 2026. Hal ini merupakan bagian dari upaya mendorong pertumbuhan, mengurangi ketergantungan pada ekspor bahan mentah, dan memperkuat basis industri ekonomi, ujar Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi pada Kamis.

"Menjelang akhir bulan ini, rencananya ada sekitar enam proyek downstreaming yang akan dilakukan groundbreaking," kata Hadi kepada wartawan di kompleks Istana Kepresidenan.

Ia menyatakan proyek-proyek ini dirancang untuk menggerakkan aktivitas di sektor riil dan memperkokoh fundamental ekonomi nasional.

Dorongan hilirisasi ini menjadi pilar utama dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025–2029 dan platform kebijakan Asta Cita dari Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

Program ini bertujuan untuk melipatgandakan nilai tambah komoditas ekspor, menciptakan lapangan kerja, meningkatkan penerimaan negara, mengurangi ketergantungan pada ekspor bahan baku, serta memperkuat manufaktur.

Kalimantan Barat akan menjadi lokasi setidaknya satu dari proyek tersebut, kata Hadi. Sebanyak 12 proyek hilirisasi lainnya diharapkan dapat diluncurkan pada Februari 2026.

"Kalimantan Barat salah satunya. Jadi ada enam proyek. Kami minta dukungan agar 12 proyek sisa bisa menyusul di Februari, dan paling lambat Maret semuanya sudah bisa dimulai," tambahnya.

Dana kekayaan negara, Daya Anagata Nusantara Investment Management Agency atau Danantara Indonesia, juga telah menandai serangkaian proyek hilir yang rencananya akan mulai dibangun pada Februari.

CEO Danantara, Rosan Roeslani, mengatakan investasi strategis ini akan mencakup pengolahan bauksit dan alumunium, bahan bakar bio-aviasi, penyulingan, dan peternakan unggas.

"Ada proyek bauksit dan aluminium di Balikpapan, lalu bahan bakar bio-aviasi, dan kilang. Ada juga proyek peternakan unggas di lima lokasi," ujar Roeslani dalam wawancara doorstop pada Rabu, 14 Januari.

MEMBACA  "Gemini Kini Hadir dengan Fitur Memori, Bisa Mengembalikan Percakapan Masa Lalu"

Ia menambahkan, proyek gasifikasi batu bara untuk memproduksi dimetil eter, alternatif bahan bakar yang lebih bersih, juga kemungkinan akan memulai pembangunan pada Februari 2026.

Agenda hilirisasi telah menjadi sentral strategi Indonesia untuk naik dalam rantai nilai, khususnya di sektor-sektor kaya sumber daya seperti pertambangan dan energi, serta menarik investasi ke industri pengolahan yang dapat menghasilkan devisa ekspor lebih tinggi dan lapangan kerja terampil.

Berita terkait: Prabowo perintahkan groundbreaking 18 proyek pada Maret 2026

Berita terkait: Kementerian dorong sektor petrokimia sebagai proyek strategis nasional

Penerjemah: Maria, Kenzu
Editor: Rahmad Nasution
Hak Cipta © ANTARA 2026

Tinggalkan komentar