Pendiri Kontra Narasi Usulkan Pembentukan Dirres PPA dan PPO di Seluruh Polda

loading…

Pendiri Kontra Narasi, Sandri Rumanama, meminta Direktorat Reserse PPA dan PPO harus ada di setiap kepolisian daerah di Indonesia. Foto/istimewa

JAKARTA – Direktorat Reserse khusus penanganan tindak pidana terhadap perempuan, anak, dan perdagangan orang (PPA-PPO) wajib dibentuk di semua satuan Polda. Hal ini perlu karena ancaman kekerasan dapat terjadi dimana saja.

“Jangan cuma di 11 Polda, tapi segera diadakan di semua Polda di Indonesia,” kata Pendiri Kontra Narasi, Sandri Rumanama, pada Kamis (22/1/2026).

Direktur dari Haidar Alwi Institute ini menekankan, merespons kompleksitas kejahatan terhadap perempuan dan anak, termasuk TPPO, adalah langkah maju yang penting apalagi banyak kasus kekerasan melibatkan anak-anak.

Baca juga: Kapolri Resmikan Direktorat PPA-PPO di 11 Polda dan 22 Polres, Ini Daftarnya

“Bayangkan saja, sepanjang 2025 tercatat 31.947 kasus kekerasan dengan 27.568 korban perempuan. Jenis tertinggi adalah kekerasan seksual sebanyak 12.398 kasus, lalu KDRT 7.587 kasus, dan kekerasan daring berbasis gender 2.866 kasus. Ini harus ditanggapi serius oleh semua satuan kepolisian didaerah,” ujarnya.

MEMBACA  Petunjuk, Jawaban, dan Bantuan untuk 25 Juni, #114 dari NYT Hari Ini

Tinggalkan komentar