Jakarta (ANTARA) – Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Eddy Soeparno menilai kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke Inggris Raya dan World Economic Forum (WEF) di Davos dapat membawa dampak positif bagi pelestarian lingkungan.
Menurut dia, pertemuan Presiden Prabowo dengan Raja Charles III di Inggris memiliki signifikansi strategis, mengingat raja Inggris tersebut dikenal luas sebagai figur global dengan komitmen kuat terhadap isu perubahan iklim dan pelestarian lingkungan.
“Kami percaya pertemuan ini akan membuka peluang kerjasama lebih konkrit antara Indonesia dan Inggris dalam transisi energi, perlindungan biodiversitas, dan juga pendanaan hijau,” ujar Soeparno dalam siaran pers resmi yang diterima di Jakarta, Kamis.
Dia menambahkan, kunjungan Prabowo ke Inggris dan WEF merupakan bagian dari upaya mencapai target net-zero emissions (NZE) pada 2060 atau lebih cepat.
Kerjasama semacam ini juga dinilai sangat strategis karena Indonesia memiliki sumber daya alam melimpah dan keanekaragaman hayati yang kaya.
Kondisi ini, kata dia, menuntut Indonesia membangun kolaborasi global untuk memastikan pembangunan ekonomi berjalan selaras dengan perlindungan lingkungan.
Soeparno juga menyatakan dukungan atas kehadiran Indonesia di forum ekonomi global tersebut, mencatat bahwa hal itu memberikan kesempatan bagi pemerintah untuk menyampaikan arah kebijakan pertumbuhan ekonomi berkelanjutan, penguatan ketahanan energi nasional, dan komitmen terhadap pembangunan rendah karbon.
Pidato khusus Prabowo diharapkan dapat memperkuat kepercayaan masyarakat internasional dan investor terhadap keseriusan Indonesia dalam membangun ekonomi tangguh, mencapai swasembada energi, dan bersikap bertanggung jawab terhadap lingkungan.
“Pesan ini penting agar Indonesia dipandang sebagai mitra strategis dalam investasi hijau dan ekonomi masa depan,” tambahnya.
Berita terkait: Indonesia dorong aksi global pulihkan mangrove di forum UAE
Berita terkait: Indonesia sebut pemulihan lingkungan sangat vital bagi kelangsungan hidup manusia
Penerjemah: Walda, Kenzu
Editor: M Razi Rahman
Hak Cipta © ANTARA 2026