Beijing (ANTARA/PRNewswire) – Rekaman untuk Global Youth Spring Festival Gala 2026 (tempat utama Nanning) telah selesai pada tanggal 16 Januari di Nanning, ibukota dari Guangxi Zhuang Autonomous Region di China selatan.
Dengan menampilkan simbol budaya zodiak “Kuda”, acara ini menghimpun artis-artis muda dari Tiongkok, negara-negara ASEAN, Inggris, Nigeria, dan Brasil untuk menampilkan perpaduan inovasi teknologi dan pertukaran budaya.
Di bawah bimbingan Kantor Informasi Dewan Negara, gala ini berfokus pada “karya bersama pemuda” dan “pemberdayaan teknologi”. Dengan menggunakan paduan suara awan, sambungan langsung, dan kunjungan lapangan lintas batas, gala ini berhasil memecah batas panggung tunggal untuk menciptakan ruang dialog internasional yang multi-dimensi.
Integrasi teknologi menjadi sorotan utama. Pertunjukan pembuka, “AI on Spring”, menampilkan penyanyi dari Tiongkok dan ASEAN membawakan lagu yang dikarang dengan bantuan kecerdasan buatan. Aksi itu menggabungkan tari barongsai dengan “anjing mekanik AI” dan menggunakan teknologi AR untuk menampilkan puisi musim semi digital.
Selain itu, gala ini memperkenalkan “Fubao”, seorang manusia digital AI yang terinspirasi dari pola tenun brokat Zhuang, untuk memandu transisi dan menjelaskan makna budaya.
Dalam hal kolaborasi budaya, seniman internasional menampilkan beberapa aksi inovatif. Musisi muda bergabung dalam karya instrumental “Harmoni Laut dan Gunung”, sementara penyanyi dari Tiongkok, Indonesia, Laos, Thailand, dan Vietnam membawakan paduan suara awan multi-bahasa dari lagu klasik “Melati”.
Pertunjukan “Tai Chi” menampilkan pecinta seni bela diri dari Tiongkok dan Brasil dengan latar belakang pemandangan yang dihasilkan AI. Gala ini juga menampilkan warisan budaya takbenda melalui sudut pandang modern, termasuk versi hip-hop dari tarian “Yingge” dan karya akrobat yang memadukan seni cadas kuno dengan motif Dunhuang.
Selama periode perekaman, peserta pemuda internasional mengikuti kegiatan “YOUNG-LINK • Pertemuan di Nanning”. Mereka mengunjungi kawasan industri, distrik bersejarah, dan pasar malam untuk mengalami perkembangan perkotaan dan budaya kota tuan rumah.
Gala ini telah diselenggarakan selama 19 sesi berturut-turut, dengan program disiarkan di lebih dari 100 negara dan wilayah. Acara tahun ini juga memiliki sub-tempat di Vietnam, Indonesia, Laos, dan Thailand.
Program lengkap dijadwalkan tayang perdana secara global pada 15 Februari.
Tautan asli: https://en.imsilkroad.com/p/349285.html
Sumber: Xinhua Silk Road
Reporter: PR Wire
Editor: PR Wire
Hak Cipta © ANTARA 2026