BNPB Lakukan Modifikasi Cuaca untuk Kurangi Curah Hujan di Banten

Serang (ANTARA) – Badan penanggulangan bencana Indonesia telah mengerahkan pesawat untuk melakukan modifikasi cuaca di Provinsi Banten. Tujuannya untuk mengurangi curah hujan lebat dan mendukung upaya evakuasi serta bantuan, setelah banjir, tanah longsor, dan angin kencang melanda Kabupaten Serang.

“Ini jadi fokus kami untuk menurunkan hujan agar penanganan darurat, seperti evakuasi dan distribusi logistik, bisa dimaksimalkan,” kata Agus Riyanto, Direktur Dukungan Sumber Daya Darurat di Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Riyanto berbicara usai menyerahkan bantuan logistik dan peralatan tanggap darurat kepada pemerintah kabupaten Serang pada Rabu, seiring intensifikasi upaya membatasi kerusakan lebih lanjut.

Dia menyatakan intervensi cepat ini dilakukan menyusul laporan dari pejabat Serang tentang bencana hidrometeorologi yang meluas, dipicu cuaca ekstrem termasuk banjir, tanah longsor, dan angin merusak.

Berita terkait: BNPB percepat operasi cuaca, perumahan sementara di Sumatra

Operasi modifikasi cuaca dilaksanakan dari pangkalan udara Halim Perdanakusuma di Jakarta, dipilih karena kedekatannya dengan Banten dan kemudahan pengerahan.

Riyanto mengatakan operasi ini telah berjalan lima hari dan akan diperpanjang hingga Sabtu, 24 Januari, untuk menekan hujan selama periode puncak risiko.

“Area cakupannya tidak hanya Banten, tetapi juga mencakup Jawa Barat, Jakarta, Jawa Tengah, dan Jawa Timur,” ujarnya, menambahkan bahwa *cloud seeding* digunakan untuk menyebarkan awan hujan.

Di luar pengurangan curah hujan, BNPB telah berkoordinasi dengan wakil bupati dan sekda Serang mengenai rencana relokasi masyarakat yang tinggal di zona berisiko tinggi.

Riyanto menyebutkan relokasi akan dibahas lebih lanjut dengan Kementerian Perumahan Rakyat, dengan opsi termasuk relokasi mandiri atau pemukiman terpusat.

“Perumahan akan dibangun nanti. Namun, jika pilihannya adalah relokasi terpusat dalam satu area, pemerintah daerah harus menyiapkan lahannya,” katanya.

MEMBACA  Konflik Baru Zionis dan Iran Kemungkinan Terulang Kembali

Pemerintah berupaya mencegah terulangnya banjir seiring hujan yang masih turun di beberapa bagian Jawa selama puncak musim penghujan.

Data dari BPBD Kabupaten Serang menunjukkan 625 orang, atau 187 keluarga, masih berlindung di pusat evakuasi hingga Rabu malam.

Berita terkait: Prabowo perintahkan perluasan modifikasi cuaca tekan risiko bencana

Penerjemah: Desi Purnama Sari, Katriana
Editor: Rahmad Nasution
Hak Cipta © ANTARA 2026

Tinggalkan komentar