Dua Alasan Mengapa Oleksandr Usyk Bersemangat Hadapi Deontay Wilder

loading…

Juara dunia kelas berat yang tak terbantahkan, Oleksandr Usyk, membuka alasan di balik keinginannya untuk bertarung melawan mantan juara WBC, Deontay Wilder. Meski karir profesionalnya sudah mendekati akhir, petinju asal Ukraina ini menekankan bahwa ia masih punya target besar yang ingin dicapai di atas ring.

Usyk terakhir bertanding pada bulan Juli lalu, saat ia menghentikan Daniel Dubois di ronde kelima dalam pertandingan ulang di Stadion Wembley. Kemenangan itu membuatnya mencatat sejarah sebagai petinju pertama di era empat sabuk yang berhasil merebut gelar juara dunia kelas berat tak terbantahkan untuk kedua kalinya. Walaupun sempat ada spekulasi tentang pensiun, Usyk memastikan dirinya masih akan bertarung sekitar dua atau tiga kali lagi.

Salah satu nama yang menjadi targetnya adalah Deontay Wilder. Dalam sebuah wawancara terbaru, Usyk menyebut ada dua alasan utama mengapa ia sangat menginginkan duel melawan petinju yang dijuluki The Bronze Bomber tersebut.

“Pertama, Amerika Serikat. Saya ingin bertinju disana. Kedua, Wilder sudah berada di level tertinggi selama sepuluh tahun terakhir. Ini tentang kepentingan olahraga,” kata Usyk. Dia menambahkan bahwa di era kelas berat modern, ada tiga nama besar yang mendominasi: Anthony Joshua, Tyson Fury, dan Deontay Wilder.

Usyk juga menegaskan ambisinya untuk melengkapi daftar kemenangannya atas para raksasa kelas berat. “Saya sudah mengalahkan Joshua dua kali, saya juga mengalahkan Fury dua kali. Masih ada satu petinju yang belum saya kalahkan, yaitu Wilder,” ujar Usyk.

Meskipun Wilder baru saja bangkit dari dua kekalahan beruntun dengan kemenangan TKO atas Tyrrell Herndon, penampilannya dianggap belum sepenuhnya meyakinkan. Tapi bagi Usyk, status dan rekam jejak Wilder sebagai salah satu ikon kelas berat tetap memiliki nilai yang penting.

MEMBACA  Apakah Pasar Prediksi Olahraga Itu Taruhan atau Investasi? Dua Gugatan Hukum Baru Robinhood Dapat Menentukan Masa Depan Regulasinya

Sejak naik ke kelas berat pada tahun 2019, Usyk secara konsisten mencetak kemenangan besar atas nama-nama elite seperti Joshua, Dubois, dan Fury. Menambahkan Wilder ke dalam daftar kemenangannya dipandang akan semakin mengukuhkan warisan Usyk sebagai salah satu petinju kelas berat terbaik di generasinya—bukan hanya sekadar mempertahankan rekor sempurna, tapi juga menutup karirnya dengan cara yang bersejarah.

(sto)

Tinggalkan komentar