Perkembangan Penting di Hari ke-1.427 Perang Rusia di Ukraina.
Diterbitkan pada 21 Jan 2026
Berikut situasi terkini hingga Rabu, 21 Januari:
Serangan terhadap Infrastruktur Energi
Gubernur Ivan Fedorov mengumumkan melalui aplikasi pesan Telegram setidaknya tiga orang tewas setelah pasukan Rusia menyerang kota Zaporizhzhia di tenggara Ukraina. Menurutnya, serangan Rusia juga menghancurkan sejumlah rumah pribadi dan mobil, serta membuat hampir 1.500 rumah tangga kehilangan pasokan listrik.
Satu orang tewas dalam serangan drone dan rudal Rusia sebelumnya di wilayah Kyiv, yang mengelilingi ibu kota.
Dalam pidato video malam harinya, Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy menyatakan serangan udara Rusia telah membuat lebih dari satu juta penduduk Kyiv tanpa daya listrik dan lebih dari 4.000 gedung apartemen tanpa pemanas.
Wali Kota Kyiv Vitali Klitschko mengatakan kepada kantor berita AFP bahwa sekitar 600.000 orang telah mengungsi dari ibu kota Ukraina sejak ia mendesak warga untuk sementara waktu pindah setelah serangan Rusia terhadap fasilitas energi vital.
Wakil Perdana Menteri Ukraina Oleksii Kuleba menyebutkan 68 brigade perbaikan telah diterjunkan di Kyiv pasca serangan terbaru Rusia, dan lebih dari 1.400 posko darurat memungkinkan warga ibu kota untuk tetap hangat serta mengisi daya perangkat elektronik di tengah pemadaman.
Gubernur Natalia Zabolotna melaporkan di Telegram sebuah serangan Rusia menghantam fasilitas infrastruktur kritis di wilayah Vinnytsia, yang ibu kotanya merupakan markas besar Angkatan Udara Ukraina. Tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut.
Di wilayah Odesa selatan Ukraina, Gubernur Oleh Kiper mengatakan lewat Telegram sebuah fasilitas infrastruktur energi rusak akibat serangan Rusia lainnya.
Kiper menambahkan, sebuah drone Rusia juga menghantam gedung residensial berlantai banyak di pelabuhan Laut Hitam, Chornomorsk. Belum ada informasi mengenai korban jiwa.
Zelenskyy menyerukan sanksi yang lebih keras terhadap Moskow untuk membatasi produksi militernya, dengan menyatakan sebagian senjata yang digunakan dalam serangan drone dan rudal mematikan di Kyiv dan Zaporizhzhia pada Selasa diproduksi tahun ini.
Menteri Ekonomi Ukraina Oleksii Sobolev, yang menghadiri Forum Ekonomi Dunia (WEF) di Davos, menyatakan serangan Rusia telah merusak sekitar 8,5 gigawatt kapasitas pembangkit listrik Ukraina sejak Oktober.
Badan Energi Atom Internasional (IAEA) menyebutkan serangan telah memengaruhi beberapa gardu induk yang kritis untuk keselamatan nuklir, sementara saluran listrik ke beberapa pembangkit listrik tenaga nuklir lainnya juga terdampak. IAEA menyatakan PLTN Chornobyl, lokasi bencana nuklir sipil terburuk di dunia, kehilangan seluruh pasokan listrik dari luar lokasi setelah serangan Rusia. Kyiv kemudian melaporkan pasokan listrik ke PLTN tersebut telah tersambung kembali.
Menteri Luar Negeri Ukraina Andrii Sybiha menuduh Rusia menggunakan risiko bencana nuklir sebagai alat paksaan.
Komisioner Tinggi HAM PBB, Volker Türk, mengutuk keras serangan “kejam” Rusia terhadap infrastruktur energi Ukraina, dengan menyatakan warga sipilah yang “menanggung beban terberat”.
Pembicaraan Gencatan Senjata
Utusan khusus Presiden AS Donald Trump dan Presiden Rusia Vladimir Putin bertemu di Davos di sela-sela penyelenggaraan WEF. Mereka menggambarkan pertemuan mereka mengenai kemungkinan kesepakatan perdamaian untuk mengakhiri perang di Ukraina sebagai “sangat positif” dan “konstruktif”.
Sekretaris Dewan Keamanan dan Pertahanan Nasional Ukraina, Rustem Umerov, menyatakan negosiator perdamaian Ukraina juga bertemu dengan penasihat keamanan nasional dari Prancis, Jerman, dan Inggris Raya di Davos. Umerov menambahkan di Telegram bahwa pertemuan lanjutan diperkirakan akan berlangsung.
Zelenskyy mendesak Amerika Serikat untuk memberikan tekanan lebih besar kepada Moskow, dengan mengatakan kepada para wartawan bahwa ia yakin Amerika mampu berbuat lebih banyak untuk membuat Rusia menyepakati perjanjian gencatan senjata.
Zelenskyy juga menyatakan kekhawatirannya kepada pers di Kyiv bahwa dorongan Trump untuk mengambil alih Greenland berpotensi mengalihkan perhatian dari invasi skala penuh Rusia ke Ukraina, yang kini hampir memasuki tahun keempat.
Dia menyatakan kesiapannya untuk terbang ke Davos jika Washington siap menandatangani dokumen tentang jaminan keamanan untuk Ukraina dan rencana pemulihan pascaperang.
Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov menyatakan ia tidak percaya bahwa para pemimpin Eropa berminat untuk mengakhiri perang, yang dimulai negaranya pada 2022.
Militer
Zelenskyy telah mendesak Ukraina dan Eropa untuk membentuk kekuatan pertahanan bersama yang mencapai tiga juta personel guna mengatasi ancaman dari Rusia, seiring rencana Moskow untuk meningkatkan angkatan bersenjatanya menjadi 2,5 juta orang pada 2030.
Menteri Pertahanan baru Ukraina, Mykhailo Fedorov, berjanji akan melakukan transformasi menyeluruh dan berbasis data pada angkatan bersenjata Ukraina, yang akan memberikan keunggulan bagi pasukan Ukraina melawan tentara Rusia yang lebih besar dan lebih maju persenjataannya.
Fedorov juga mengatakan dalam keterangannya kepada jurnalis bahwa Ukraina akan menguji, bulan ini, pengganti buatan dalam negeri untuk drone DJI Mavik buatan Tiongkok, yang secara luas digunakan untuk pengintaian udara di garis depan oleh kedua belah pihak. Ia tidak menyebutkan produsennya.
Menteri itu juga mengumumkan bahwa Ukraina akan membentuk sebuah sistem yang memungkinkan sekutunya untuk melatih model kecerdasan buatan (AI) mereka menggunakan data tempur berharga milik Kyiv, yang terkumpul sepanjang perang hampir empat tahun ini.
Penduduk Kyiv berdiri di luar tenda layanan darurat, yang didirikan bagi mereka yang rumahnya tanpa listrik atau pemanas setelah serangkaian serangan Rusia terhadap infrastruktur energi negara itu [Roman Pilipey/AFP]