Tiga Belas Pelajar Tewas Usai Minibis Tabrak Truk

Tiga belas pelajar sekolah tewas di Afrika Selatan setelah minibus yang mereka tumpangi bertabrakan dengan sebuah truk di selatan kota Johannesburg.

Kecelakaan terjadi pada Senin pagi sekitar pukul 07:00 waktu setempat (05:00 GMT) di Vanderbijlpark, menurut otoritas pendidikan setempat.

Sebelas siswa meninggal di tempat kejadian, sementara dua lainnya mengsalami setelah menderita luka-luka. Dua pelajar lain masih dalam kondisi kritis.

Sopir minibus menabrak truk setelah berusaha mendahului dua kendaraan, ujar juru bicara polisi Mavela Masondo.

Masondo menambahkan bahwa kasus penghilangan nyawa karena kelalaian akan dibuka.

Sopir minibus “dilaporkan” sedang dirawat di rumah sakit, menurut departemen pendidikan provinsi Gauteng, sementara keterangan mengenai sopir truk masih “tidak pasti”.

Tabrakan jalan yang fatal merupakan hal umum di Afrika Selatan, disebabkan faktor-faktor seperti ngebut yang merajalela, pengemudi ugal-ugalan, serta kendaraan yang kurang terawat.

Pada tahun 2025, sebanyak 11.418 orang meninggal dalam kecelakaan—sekitar 6% lebih rendah dari tahun sebelumnya, namun tetap setara dengan rata-rata 31 kematian per hari.

Presiden Afrika Selatan Cyril Ramaphosa menyebut kecelakaan hari Senin itu “mengguncang”.

“Anak-anak adalah aset paling berharga bangsa dan kita harus melakukan segala upaya—mulai dari menaati peraturan lalu lintas hingga mutu penyedia jasa yang ditunjuk untuk mengangkut pelajar—untuk melindungi peserta didik,” tambah presiden.

MEMBACA  Stok amunisi yang menipis menjadi ancaman serius bagi Ukraina

Tinggalkan komentar