Senin, 19 Januari 2026 – 15:32 WIB
Jakarta, VIVA – Alter Ego Esports kembali tunjukkan dominasi mereka di ajang M7 World Championship Mobile Legends: Bang Bang (MLBB) dengan kemenangan meyakinkan 2–0 atas ONIC Esports di babak knockout.
Hasil ini menegaskan bahwa Alter Ego layak dianggap sebagai salah satu kekuatan utama Indonesia di kompetisi dunia.
Turnamen M7 World Championship 2026
Pertandingan yang digelar Minggu malam, 18 Januari 2026, di XO Hall, Jakarta Barat menjadi momen penting bagi kedua tim dan penggemar esports tanah air. Dalam duel best-of-three (BO3), Alter Ego tampil dengan strategi matang dan koordinasi tim yang solid untuk menyingkirkan ONIC ke lower bracket.
Dominasi Alter Ego di Game 1
Pada game pertama, Alter Ego langsung ambil kendali sejak awal. Mereka bermain agresif tapi rapi dalam rotasi dan mengamankan objektif penting seperti Turtle dan Lord. Permainan yang cepat ini bikin ONIC sulit bangun momentum.
ONIC yang coba menekan lewat hero-hero core sering terbendung koordinasi tim Alter Ego yang lebih bagus. Saat team fight terjadi, kerjasama tim El Familia jelas lebih unggul dan berhasil kunci kemenangan game pertama.
Game 2: Kunci Kemenangan dari Hero Pick yang Tepat
Game kedua berjalan semakin dominan untuk Alter Ego. Jungler mereka tampil luar biasa dengan penggunaan hero Fanny, yang punya mobilitas tinggi dan bisa beri tekanan besar dari awal hingga akhir game. Fanny jadi salah satu kunci dominasi Alter Ego.
ONIC tak tinggal diam. Mereka coba balas dengan hero Alice untuk tahan tempo permainan. Tapi koordinasi tim Alter Ego tetap unggul dalam team fight utama, yang buat ONIC kesulitan eksekusi strategi dan akhirnya menyerah di game kedua. Skor akhir 2–0 untuk Alter Ego jadi fakta tak terbantahkan.
Dampak Kekalahan ONIC
Kekalahan ini buat ONIC Esports harus turun ke lower bracket, yang otomatis kasih mereka jalan lebih sulit untuk bersaing di fase selanjutnya. Tim berjuluk Raja Langit ini sekarang ada dalam tekanan besar, karena satu kekalahan lagi di bracket bawah bisa buat mereka tersingkir dari turnamen.
Meski ONIC pernah jadi salah satu tim unggulan Indonesia di berbagai kompetisi, hasil ini jadi momentum evaluasi besar bagi strategi dan komposisi hero mereka.